Muslim.pizza
All-in-one aplikasi untuk belajar islam
Sekitar lebih dari 1000 hadits
mereka yang ikut serta dalam Perang Badar bersama Rasulullah صلى الله
sampai kami memberikannya dari harta perang pertama yang Allah berikan kepada
didatangi dengan harta atau tawanan perang dan membagikannya dengan cara di
Malik menuturkan kisah ketertinggalannya dari Perang Tabuk. Ka‘b berkata bahwa ia
tawanan wanita dalam harta rampasan perang dan kami biasa melakukan coitus
terkalung di leher mereka. Sebagian besar dari mereka, bahkan semuanya, berasal
yang bersamanya. Beliau ﷺ berkata: 'Berperanglah di jalan Allah dan lawanlah
dari Fai yaitu harta rampasan perang yang pertama kali Allah berikan
ampai aku menyebabkan wanita-wanitanya merasakan perang dan kesedihan seperti yang aku
Hisham. Ia mengubah nama Harb perang dan memanggilnya Silm damai. Ia
bin 'Ubada, dan itu sebelum perang Badr. Nabi ﷺ melanjutkan hingga
mereka sibuk membagi-bagikan harta rampasan perang di antara mereka setelah menggantungkan
pergi bersamanya melalui sebuah jalan besar. Ditampakkan kepadaku sebuah jalan di
Nabi ﷺ bersabda: 'Kegembiraanku sangat besar. Ini Al-Madinah adalah Taibah, dan
apa pun dari harta rampasan perang yang kalian peroleh, sesungguhnya, sepertiga
antara umatku tiga puluh pendusta besar, masing-masing mengklaim bahwa dia adalah
yang bisa kukatakan tentangnya. Sebagian besar unta miliknya disimpan di rumah
menyusui sehingga cukup untuk sejumlah besar orang, dan sapi yang menyusui
Dia berkata: Apakah orang-orang Arab berperang melawannya? Kami berkata: Ya. Dia
Dari Nu'man bin Bashir: Abdullah bin Rawaha pingsan dan saudarinya 'Amra mulai menangis dan berkata keras, "Wahai Jabal
Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.
Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.
Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.
Ya, bantu bagikanJazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.