Shahih oleh Darussalam
Bab Dalam Manakib Abu Musa Al-Asy'ari
Dia melewati kami dan berkata: 'Ya Allah! Tidak ada kehidupan kecuali kehidupan akhirat! Maka ampunilah para Ansar dan Muhajirin.'
Shahih oleh Darussalam
Dia melewati kami dan berkata: 'Ya Allah! Tidak ada kehidupan kecuali kehidupan akhirat! Maka ampunilah para Ansar dan Muhajirin.'
Shahih
Sesungguhnya, untuk setiap Nabi ada pembantu dan pembantuku adalah Zubair.
Shahih
Diriwayatkan dari Anas: Para Muhajirin dan Ansar mulai menggali parit di sekitar Madinah sambil mengangkat tanah di punggung mereka dan berkata, "Kami adalah orang-orang yang telah memberikan bai'at kepada Muhammad bahwa
Shahih
Saya melihat Rasulullah (ﷺ) pada hari (pertempuran) Parit membawa tanah hingga rambut dadanya tertutup debu dan beliau adalah seorang yang berbadan kekar. Beliau membaca syair berikut dari `Abdullah (bin Rawaha): "Ya All
Shahih
Ya Allah, tidak ada kehidupan kecuali kehidupan akhirat. Maka ampunilah para Muhajirin dan Ansar.
Shahih
Rasulullah ﷺ berkata kepada Ammar ketika ia menggali parit dan mengusap kepalanya: "Celaka engkau, wahai anak Sumayyah, suatu kelompok yang durhaka akan membunuhmu."
Shahih
Ya Allah! Tidak ada kehidupan yang berarti kecuali kehidupan akhirat, maka ampunilah para Ansar dan Muhajirin.
Shahih
Dari Sahl, Nabi صلى الله عليه وسلم datang kepada kami sementara kami sedang menggali parit dan mengangkut tanah di punggung kami. Nabi صلى الله عليه وسلم lalu berkata, "Ya Allah! Tidak ada kehidupan kecuali kehidupan akh
Shahih
Diriwayatkan dari Al-Bara: Pada hari (pertempuran) Al-Ahzab (yaitu suku-suku) saya melihat Nabi (ﷺ) mengangkat tanah, dan tanah itu menutupi keputihan perutnya. Dan dia berkata, "Tanpa Engkau (Ya Allah!) kami tidak akan
Shahih
Suhaib melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Ada seorang raja di antara kalian yang memiliki seorang penyihir. Ketika penyihir itu sudah tua, ia berkata kepada raja: "Aku sudah tua, kirimkan kepadaku seorang pemuda
Shahih
Pada hari Khandaq (perang parit), Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda: "Mereka (yaitu orang-orang kafir) menghalangi kami dari melaksanakan shalat Wustha hingga matahari terbenam. Semoga Allah memenuhi kubur-kubur mereka, r
Shahih
Jabir bin 'Abdullah melaporkan: Ketika parit digali, saya melihat Rasulullah (semoga damai atasnya) sangat lapar. Saya datang kepada istri saya dan berkata: Apakah ada sesuatu padamu? Saya telah melihat Rasulullah (ﷺ) me
Shahih
Jabir berkata: Kami sedang menggali (parit) pada hari (Al-Khandaq) dan kami menemukan sebuah batu besar yang keras. Kami pergi kepada Nabi (ﷺ) dan berkata, "Di sini ada batu yang menghalangi parit." Beliau berkata, "Saya
Shahih
Jabir bin Abdullah berkata: Ketika parit digali, saya melihat Nabi (ﷺ) dalam keadaan sangat lapar. Maka saya kembali kepada istri saya dan berkata, "Apakah kamu punya sesuatu (untuk dimakan), karena saya telah melihat Ra
Shahih oleh Darussalam
Jabir bin Abdullah berkata: "Pada hari Al-Khandaq (perang Parit), Umar bin Al-Khattab datang mencaci maki orang-orang kafir Quraish dan berkata: 'Wahai Rasulullah! Aku tidak bisa melaksanakan shalat Ashar hingga matahari
Shahih
Dari Jabir bin 'Abdullah: Pada hari Al-Khandaq (parit), 'Umar bin Al-Khattab pergi kepada Nabi (ﷺ) dan berkata, "Wahai Rasulullah! Demi Allah, aku tidak bisa shalat (Asar) sampai matahari terbenam." 'Umar menyampaikan in
Shahih
Al-Muhajirun (yaitu para Emigran) dan Ansar sedang menggali parit di sekitar Medina dan mengangkut tanah di punggung mereka sambil berkata, "Kami adalah orang-orang yang telah memberikan bai'at kepada Muhammad untuk Isla
Shahih
Ketika hari Ahzab, dan Rasulullah ﷺ menggali parit, aku melihat beliau mengangkut tanah dari parit hingga debu menutupi kulit perutnya, dan beliau adalah seorang yang berbadan kekar. Aku mendengar beliau melantunkan syai
Shahih
Diriwayatkan dari Ali bin Abi Talib: Kami bersama Nabi (ﷺ) pada hari (perang) Al-Khandaq (Parit). Nabi bersabda, "Semoga Allah memenuhi kubur dan rumah mereka (orang-orang kafir) dengan api, sebagaimana mereka telah meny
Shahih
Diriwayatkan dari Jabir: 'Umar datang mencaci maki orang-orang kafir (Quraish) pada hari Al-Khandaq (perang Parit) dan berkata, "Aku tidak bisa melaksanakan shalat 'Asar hingga matahari terbenam." Kemudian kami pergi ke