Bab Ranjau dalam Perang dan Mengangkat Suara dalam Menggali Parit
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، حَدَّثَنَا أَبُو الأَحْوَصِ، حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ، عَنِ الْبَرَاءِ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ رَأَيْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَوْمَ الْخَنْدَقِ وَهُوَ يَنْقُلُ التُّرَابَ حَتَّى وَارَى التُّرَابُ شَعَرَ صَدْرِهِ، وَكَانَ رَجُلاً كَثِيرَ الشَّعَرِ وَهْوَ يَرْتَجِزُ بِرَجَزِ عَبْدِ اللَّهِ اللَّهُمَّ لَوْلاَ أَنْتَ مَا اهْتَدَيْنَا وَلاَ تَصَدَّقْنَا وَلاَ صَلَّيْنَا فَأَنْزِلَنْ سَكِينَةً عَلَيْنَا وَثَبِّتِ الأَقْدَامَ إِنْ لاَقَيْنَا إِنَّ الأَعْدَاءَ قَدْ بَغَوْا عَلَيْنَا إِذَا أَرَادُوا فِتْنَةً أَبَيْنَا يَرْفَعُ بِهَا صَوْتَهُ.
Diriwayatkan dari Al-Bara: Saya melihat Rasulullah (ﷺ) pada hari (pertempuran) Parit membawa tanah hingga rambut dadanya tertutup debu dan beliau adalah seorang yang berbadan kekar. Beliau membaca syair berikut dari `Abdullah (bin Rawaha): "Ya Allah, jika bukan karena Engkau, kami tidak akan mendapatkan petunjuk, tidak akan bersedekah, dan tidak akan shalat. Maka, turunkanlah ketenangan kepada kami, dan teguhkanlah langkah kami ketika kami bertemu musuh. Sesungguhnya, jika mereka ingin menimpakan kami dengan kesulitan (yaitu ingin memerangi kami) kami tidak akan mundur tetapi akan melawan mereka." Nabi (ﷺ) biasa mengangkat suaranya saat membaca syair ini.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
