Shahih
Bab Puasa Ramadan dengan Niat Iman
Siapa yang berpuasa di bulan Ramadan dengan iman dan mengharapkan pahala Allah, maka semua dosanya yang telah lalu akan diampuni.
Shahih
Siapa yang berpuasa di bulan Ramadan dengan iman dan mengharapkan pahala Allah, maka semua dosanya yang telah lalu akan diampuni.
Shahih oleh Darussalam
Jangan mendahului puasa Ramadan dengan sehari atau dua hari sebelum, kecuali bagi seorang yang memiliki kebiasaan puasa, maka biarkan ia berpuasa.
Shahih
(Suku) Quraisy biasa berpuasa pada hari 'Ashura' di masa pra-Islam, kemudian Rasulullah memerintahkan (kaum Muslim) untuk berpuasa pada hari itu hingga puasa di bulan Ramadan diwajibkan; di mana Nabi ﷺ bersabda, "Barangs
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Nabi (ﷺ) bersabda: "Siapa yang berpuasa di bulan Ramadan" dan menurut hadits Qutaibah, Nabi (ﷺ) bersabda: "Siapa yang menghidupkan malam-malam Ramadan dengan shalat (Qiyam) karena ima
Shahih
Ketika perintah puasa Ramadan diwajibkan, orang-orang tidak berhubungan dengan istri mereka selama sebulan penuh Ramadan, tetapi beberapa lelaki berkhianat terhadap diri mereka sendiri (dengan melanggar larangan tersebut
Shahih oleh Darussalam
Saya pernah memiliki puasa yang harus saya ganti dari bulan Ramadan, dan saya tidak akan menggantinya sampai bulan Syaban datang.
Shahih
Humaid melaporkan bahwa Anas (semoga Allah meridhoi dia) ditanya tentang puasa Ramadan saat bepergian. Dia berkata: Kami bepergian dengan Rasulullah SAW pada bulan Ramadan, tetapi tidak ada orang yang berpuasa yang mence
Shahih
Orang-orang biasa berpuasa pada 'Ashura (hari kesepuluh bulan Muharram) sebelum puasa Ramadan diwajibkan. Dan pada hari itu Ka'bah biasa ditutupi dengan penutup. Ketika Allah mewajibkan puasa bulan Ramadan, Rasulullah ﷺ
Shahih
Abdullah b. 'Umar (Allah be pleased with them) reported that (the Arabs of) pre-Islamic days used to observe fast on the day of Ashura and the Messenger of Allah (ﷺ) observed it and the Muslims too (observed it) before f
Shahih
Abd al-Rahman bin Yazid berkata: Ketika al-Ash'ath bin Qais masuk ke rumah 'Abdullah, ia sedang sarapan. Ia ('Abdullah bin Umar) berkata: Abd Muhammad (al-Ash'ath), dekatlah ke sarapan. Kemudian ia berkata: Bukankah hari
Shahih
Pada masa Jahiliyah, Quraisy berpuasa pada hari 'Ashura', dan Nabi ﷺ juga berpuasa pada hari itu. Namun ketika beliau datang ke Madinah, beliau berpuasa pada hari itu dan memerintahkan umat Islam untuk berpuasa. Ketika (
Shahih oleh Darussalam
Apakah kamu memiliki sesuatu (untuk dimakan)? Aku berkata 'Aku tidak memiliki apa-apa.' Dia berkata 'Maka aku berpuasa.'
Shahih
'Ashura' (yaitu, hari kesepuluh bulan Muharram) adalah hari yang dipuasai oleh suku Quraisy di masa jahiliyah. Nabi (ﷺ) juga berpuasa pada hari ini. Ketika beliau tiba di Madinah, beliau berpuasa pada hari itu dan memeri
Shahih oleh Al-Albani
Dari Aisyah: Jika aku memiliki sebagian puasa Ramadan yang harus aku ganti, aku tidak akan mampu untuk mengqadhanya kecuali di bulan Syaban.
Shahih
Puasa tiga hari setiap bulan dan puasa Ramadan dari Ramadan adalah puasa sepanjang tahun. Aku berharap puasa pada hari Arafah dapat menghapus dosa tahun sebelumnya dan tahun yang akan datang, dan puasa pada hari Ashura d
Shahih
Orang-orang biasa berpuasa pada hari 'Ashura' sebelum puasa Ramadan diwajibkan, tetapi ketika (perintah puasa yang wajib) Ramadan diturunkan, maka terserah kepada seseorang untuk berpuasa pada hari itu (yaitu 'Ashura') a
Shahih oleh Al-Albani
Ibn 'Umar berkata: 'Ashurah adalah hari yang biasa kami puasa pada masa jahiliyah. Ketika (puasa) Ramadan diwajibkan, Rasulullah (ﷺ) bersabda: Ini adalah salah satu hari dari hari-hari Allah; siapa yang ingin boleh berpu
Shahih oleh Al-Albani
Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Shalih dan Wahb bin Bayan, - makna - keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami Ibn Wahb, ia menceritakan kepadaku dari Muawiyah, dari Rabi'ah bin Yazid, bahwa ia menceritak
Shahih oleh Al-Albani
Diriwayatkan dari Abu Qatadah: Seorang pria datang kepada Nabi (ﷺ) dan berkata: "Bagaimana engkau berpuasa, Wahai Rasulullah?" Rasulullah (ﷺ) marah mendengar perkataannya. Ketika Umar melihat hal itu, ia berkata: "Kami r
Shahih
Islam dibangun di atas lima (rukun), yaitu: mengesakan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadan, dan haji.