Shahih
Bab Tawa'tu Al-Ru'ya
Carilah di tujuh hari terakhir (bulan Ramadan).
Shahih
Carilah di tujuh hari terakhir (bulan Ramadan).
Shahih oleh Al-Albani
Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Carilah Lailatul Qadar di tujuh hari terakhir."
Shahih
Kami adalah yang terakhir (datang) tetapi kami akan menjadi yang terdepan pada Hari Kebangkitan, umat-umat telah diberikan Kitab (yaitu Al-Qur'an) sebelum kami, dan kami diberikan Kitab Suci setelah mereka. Hari ini (yai
Shahih
Kami adalah yang terakhir (datang) tetapi kami akan menjadi yang terdepan pada Hari Kebangkitan, umat-umat telah diberikan Kitab (yaitu Al-Qur'an) sebelum kami, dan kami diberikan Kitab Suci setelah mereka. Hari ini (yai
Shahih
Kami adalah yang terakhir (datang di antara umat-umat), tetapi (akan) menjadi yang terdepan pada Hari Kebangkitan. Mereka diberikan Kitab Suci sebelum kami dan kami diberikan Al-Qur'an setelah mereka. Dan inilah hari (Ju
Shahih
Dari Ibn Umar: Pada Haji terakhir (Haji Wada`) Rasulullah (ﷺ) melakukan Umrah dan Haji. Ia membawa Hadi bersamanya dari Dhul Hulaifah. Rasulullah (ﷺ) memulai dengan Ihram untuk Umrah dan Haji. Dan orang-orang pun melakuk
Shahih oleh Darussalam
Pada Haji Wada, Rasulullah ﷺ melakukan tamattu' dengan umrah ke haji dan membawa hewan kurban dari Dhul Hulaifah. Rasulullah ﷺ memulai ihram untuk umrah terlebih dahulu, kemudian untuk haji, dan orang-orang juga melakuka
Shahih
Saya bertanya (kepadaku), 'Kapan kamu berhijrah?' Saya (yaitu Abu Al-Khair) berkata, 'Kami keluar dari Yaman sebagai emigran dan tiba di Al-Juhfa, dan datanglah seorang penunggang yang saya tanyakan tentang berita. Penun
Shahih
Akan masuk surga dari umatku tujuh puluh ribu atau tujuh ratus ribu - ia ragu antara keduanya - yang saling berpegang tangan, hingga yang pertama dan yang terakhir dari mereka masuk surga, dan wajah mereka bercahaya sepe
Shahih oleh Darussalam
Uyainah bin Abdur-Rahman berkata: 'Ayahku menceritakan kepadaku: 'Malam Al-Qadr disebutkan di hadapan Abu Bakrah, maka dia berkata: 'Aku tidak mencarinya karena sesuatu yang aku dengar dari Rasulullah, kecuali pada sepul
Shahih
Dari Abu Qatadah r.a. ia berkata: "Rasulullah ﷺ berkhutbah kepada kami dan berkata: 'Kalian akan melakukan perjalanan pada malam hari dan akan sampai di tempat air, insya Allah, besok.' Maka orang-orang pun berangkat tan
Shahih oleh Darussalam
Dari An-Nawwas bin Sam'an, yang berkata: "Rasulullah (s.a.w) menyebutkan Dajjal suatu pagi, dia meremehkannya dan menyebutkan pentingnya hingga kami mengira bahwa dia mungkin berada di tengah-tengah sekumpulan pohon kurm
Shahih oleh Darussalam
Saya berkata: 'O Messenger of Allah, which people are most severely tested?' He said: 'The Prophets, then the next best and the next best. A person is tested according to his religious commitment. If he is steadfast in h
Shahih oleh Al-Albani
Ja’far bin Muhammad melaporkan atas nama ayahnya, "Rasulullah صلى الله عليه وسلم shalat dhuhur dan ashar dengan satu adzan dan dua iqamah di Arafah dan tidak melakukan shalat sunnah di antara keduanya. Ia shalat maghrib
Shahih
Ali bin Al-Husain berkata: Safiya, istri Nabi (ﷺ) memberitahuku bahwa dia datang mengunjungi Rasulullah (ﷺ) saat beliau sedang i'tikaf di masjid pada sepuluh hari terakhir Ramadan. Dia berbincang-bincang dengan beliau se
Shahih
Ibnu 'Umar biasa menghabiskan malam di Dhi Tuwa di antara dua Thaniyah, kemudian ia masuk Mekkah melalui Thaniyah yang berada di daerah tinggi Mekkah. Dan setiap kali ia datang ke Mekkah untuk Haji atau Umrah, ia tidak p
Shahih
Abu Huraira melaporkan: Orang-orang berkata kepada Rasulullah (ﷺ): Wahai Rasulullah, apakah kami akan melihat Tuhan kami pada Hari Kebangkitan? Rasulullah (ﷺ) bersabda: Apakah kalian merasa kesulitan dalam melihat bulan
Shahih
Orang-orang berkata, "Wahai Rasulullah! Apakah kami akan melihat Rabb kami pada Hari Kebangkitan?" Rasulullah (ﷺ) bersabda, "Apakah kalian mengalami kesulitan dalam melihat bulan pada malam purnama?"
Shahih
Dari Ibn 'Abbas: Orang-orang biasa pergi keluar (dari Mekah setelah Haji) dari segala arah. Nabi (ﷺ) bersabda: Tidak ada seorang pun yang boleh meninggalkan (Mekah) sampai ia melakukan tawaf terakhir di Rumah (Ka'bah).
Shahih
Rasulullah ﷺ melarang dua jenis pakaian: (A) Untuk duduk dalam posisi Ihtiba' dengan satu pakaian yang tidak menutupi bagian pribadinya. (B) untuk menutupi satu sisi tubuh dengan satu pakaian dan membiarkan sisi lainnya