Bab Apa yang Dikatakan tentang Malam Al-Qadr
حَدَّثَنَا حُمَيْدُ بْنُ مَسْعَدَةَ، حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ، حَدَّثَنَا عُيَيْنَةُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي قَالَ، ذُكِرَتْ لَيْلَةُ الْقَدْرِ عِنْدَ أَبِي بَكْرَةَ فَقَالَ مَا أَنَا بِمُلْتَمِسِهَا، لِشَيْءٍ سَمِعْتُهُ مِنْ، رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم إِلاَّ فِي الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ فَإِنِّي سَمِعْتُهُ يَقُولُ " الْتَمِسُوهَا فِي تِسْعٍ يَبْقَيْنَ أَوْ فِي سَبْعٍ يَبْقَيْنَ أَوْ فِي خَمْسٍ يَبْقَيْنَ أَوْ فِي ثَلاَثٍ أَوْ آخِرِ لَيْلَةٍ " . قَالَ وَكَانَ أَبُو بَكْرَةَ يُصَلِّي فِي الْعِشْرِينَ مِنْ رَمَضَانَ كَصَلاَتِهِ فِي سَائِرِ السَّنَةِ فَإِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ اجْتَهَدَ . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ .
Uyainah bin Abdur-Rahman berkata: 'Ayahku menceritakan kepadaku: 'Malam Al-Qadr disebutkan di hadapan Abu Bakrah, maka dia berkata: 'Aku tidak mencarinya karena sesuatu yang aku dengar dari Rasulullah, kecuali pada sepuluh malam terakhir; karena sesungguhnya aku mendengar beliau bersabda: 'Carilah pada sembilan malam tersisa, atau pada tujuh malam tersisa, atau pada lima malam tersisa, atau pada tiga malam terakhir.' Dia (Uyainah) berkata: 'Pada dua puluh malam Ramadan, Abu Bakrah biasa melakukan Salat seperti dia melakukan Salat pada sisa tahun. Tetapi ketika sepuluh malam terakhir tiba, dia berusaha lebih keras (melakukan Salat lebih banyak di malam hari).'
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
