Shahih oleh Al-Albani
Bab Yang Menunjukkan Untuk Tidak Berbicara Dalam Fitnah
Anakku ini adalah seorang Sayyid (pemimpin), dan aku berharap Allah akan mendamaikan dua kelompok dari umatku melalui dia.
Shahih oleh Al-Albani
Anakku ini adalah seorang Sayyid (pemimpin), dan aku berharap Allah akan mendamaikan dua kelompok dari umatku melalui dia.
Shahih oleh Al-Albani
Dia harus mengatakan: "Tuhanku" (sayyidi) dan "Pelindungku" (mawlaya).
Shahih oleh Darussalam
Anak saya ini adalah seorang pemimpin (Sayyid) dan Allah mungkin akan mendamaikan dua kelompok besar umat Islam melalui dia.
Shahih oleh Darussalam
Beliau berkata: 'Saya akan mengirimkan kepada kalian orang yang benar-benar terpercaya.' Maka orang-orang menginginkannya, dan beliau mengirimkan Abu Ubaidah, semoga Allah meridhoinya.
Shahih oleh Al-Albani
Janganlah salah seorang di antara kalian mengatakan: "Budakku" (abdi) dan "Buddakuku" (amati), dan seorang budak tidak boleh mengatakan: "Tuhanku" (rabbi atau rabbati).
Shahih
Apakah kamu bersaksi bahwa aku adalah Rasul Allah?
Shahih oleh Al-Albani
Apakah kamu bersaksi bahwa aku adalah utusan Allah?
Shahih oleh Al-Albani
Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah: Kami melihat terakhir kali Ibn Sayyad di perang Harrah.
Shahih
Jika dia adalah orang yang ada dalam pikiranmu (Dajjal), kamu tidak akan mampu membunuhnya.
Shahih
Abu Sa'id melaporkan bahwa Allah's Messenger (ﷺ) bertemu dengannya (Ibn Sayyad) dan juga Abu Bakr dan 'Umar di beberapa jalan di Madinah. Allah's Messenger (ﷺ) berkata: Apakah kamu bersaksi bahwa aku adalah utusan Allah?
Shahih
Jabir bin Abdullah melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) bertemu dengan Ibn Sayyad (Sayyad) dan bersama dengannya Abu Bakr dan 'Umar, dan Ibn Sayyad berada di antara anak-anak. Sisa haditsnya sama.
Shahih
Abu Sa'id melaporkan: Aku menemani Ibn Sayyad ke Mekkah dan dia berkata kepadaku: Apa yang telah aku kumpulkan dari orang-orang adalah bahwa mereka mengira bahwa aku adalah Dajjal. Apakah kamu tidak mendengar Rasulullah
Shahih
'Umar b. Khattab pergi bersama Rasulullah صلى الله عليه وسلم dalam rombongan menuju Ibn Sayyad, hingga ia menemukannya bermain dengan anak-anak di dekat benteng Bani Maghala dan Ibn Sayyad pada saat itu hampir memasuki u
Shahih
Rasulullah صلى الله عليه وسلم bertanya kepada Ibn Sayyad, "Apa tanah (atau debu) surga itu?" Ia menjawab: "Debu putih seperti misk, wahai Abu Al-Qasim." Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: "Engkau benar."
Shahih
Saya melihat Jabir b. 'Abdullah bersumpah dengan nama Allah bahwa Ibn Sa'id adalah Dajjal. Saya berkata: Apakah kamu bersumpah dengan nama Allah? Ia menjawab: Saya mendengar 'Umar bersumpah di hadapan Rasulullah صلى الله
Shahih
Nafi' melaporkan bahwa Ibn 'Umar bertemu dengan Ibn Sayyad di beberapa jalan di Madinah dan ia berkata kepadanya suatu kata yang membuatnya marah sehingga ia bengkak karena marah hingga jalan terhalang. Ibn 'Umar pergi k
Shahih
Dari Ibn Umar: (Kemudian) Rasulullah ﷺ pergi bersama Ubai bin Ka'b ke kebun kurma tempat Ibn Sayyad tinggal. Ketika Nabi masuk ke kebun, beliau mulai bersembunyi di balik batang-batang pohon kurma karena ingin mendengar
Shahih
Seyyidul istighfar adalah: 'Allahumma anta Rabbi la ilaha illa anta. Khalaqtani wa ana `Abduka, wa ana 'ala 'ahdika wa Wa'dika mastata'tu abu'u Laka bi ni 'matika wa abu'u Laka bidhanbi; faghfirli fa'innahu la yaghfiru-d
Shahih
Anakku ini adalah seorang Saiyid (yaitu seorang yang mulia).
Shahih
Anakku ini adalah seorang Saiyid (pemimpin) dan aku berharap Allah akan membantunya untuk mendamaikan antara dua kelompok Muslim.