Bab Menyebut Ibn Sayyad
Shahih
haddatsana utsmanu ibnu abi syaybaha, waishaqu ibnu ibrahima, - waallafzhu liutsmana - qala ishaqu akhbarana waqala, utsmanu haddatsana jarirun, ani alamasyi, an abi wailin, an abdi allahi, qala kunna maa rasuli allahi famararna bishibyanin fihimu abnu shayyadin fafarra asshibyanu wajalasa abnu shayyadin fakaanna rasula allahi kariha dzalika faqala lahu annabiyyu " taribat yadaka atasyhadu anni rasulu allahi ". faqala la. bal tasyhadu anni rasulu allahi. faqala umaru ibnu alkhatthabi dzarni ya rasula allahi hatta aqtulahu. faqala rasulu allahi " in yakuni adzi tara falan tastathia qatlahu ".
'Abdullah melaporkan: Kami bersama Rasulullah ﷺ ketika kami kebetulan melewati anak-anak di antara mereka ada Ibn Sayyad. Anak-anak itu melarikan diri tetapi Ibn Sayyad tetap duduk di sana (dan tampaknya) Rasulullah ﷺ tidak menyukainya (dia duduk dengan anak-anak) dan berkata kepadanya: "Semoga hidungmu terkena debu, apakah kamu tidak bersaksi bahwa aku adalah Rasulullah?" Dia menjawab: Tidak, tetapi kamu harus bersaksi bahwa aku adalah rasul Allah. Kemudian Umar bin Khattab berkata: "Wahai Rasulullah, izinkan aku untuk membunuhnya." Kemudian Rasulullah ﷺ bersabda: "Jika dia adalah orang yang ada dalam pikiranmu (Dajjal), kamu tidak akan mampu membunuhnya."