Sekitar 228 hadits
…Rasulullah (ﷺ) mengunjungi kami di rumah ini dan meminta sesuatu untuk diminum. Kami memerah salah satu domba kami dan mencampurnya dengan air dari sumur ini, lalu kami memberikannya kepada beliau…
…Kemudian beliau menunda ashar, hingga waktu yang ketika selesai seseorang akan berkata: 'Matahari telah memerah.' Kemudian beliau menunda maghrib hingga senja hampir hilang. Kemudian beliau menunda isya hingga sepertiga malam…
…Dia berkata: 'Wahai Rasulullah! Bagaimana dengan unta yang hilang?' Beliau bersabda: 'Kemudian Nabi (ﷺ) marah hingga pipinya memerah atau wajahnya memerah. Beliau bersabda: 'Apa urusanmu? Ia memiliki kaki dan tempat…
… Maka berperanglah di jalan Allah, karena siapa pun yang berperang di jalan Allah selama waktu yang diperlukan untuk memerah susu unta, maka Surga adalah kewajiban baginya.'" Abu 'Eisa berkata: Hadits…
…kebetulan aku terlambat, dan aku datang larut malam sementara mereka telah tidur. Aku memerah susu untuk mereka dan membawanya kepada mereka, tetapi aku mendapati mereka sedang tidur. Aku tidak suka…
…aku pulang kepada mereka di malam hari, aku biasa memerah susu (domba) dan mulai memberikan kepada orang tuaku terlebih dahulu sebelum anak-anakku. Suatu hari aku terlambat dan datang larut…
…dapat dimanfaatkan oleh orang lain?" Badui itu menjawab, "Ya." Nabi (ﷺ) bertanya, "Apakah kamu memerah susunya pada hari kamu memberi minum?" Ia menjawab, "Ya." Nabi (ﷺ) berkata, "Berbuat baiklah di…
…ia sampaikan kepada orang banyak?" Ali marah hingga wajahnya memerah dan berkata: "Ia tidak pernah memberitahuku sesuatu secara rahasia yang tidak ia sampaikan kepada orang banyak, kecuali bahwa ia memberitahuku…
…Allah?' Maka beliau duduk dengan wajah yang memerah dan berkata: 'Sesungguhnya orang-orang sebelum kalian pernah disisir dengan sisir dari besi sehingga tidak tersisa daging atau urat pada tulang mereka…
…dan ia melewati seorang penggembala. Abu Bakar berkata, "Aku mengambil sebuah mangkuk dan memerah sedikit susu ke dalamnya dan membawanya kepada Nabi ﷺ dan ia minum sampai aku merasa puas."
Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.
Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.
Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.
Ya, bantu bagikanJazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.