Bab tentang Siapa yang Menyembelih untuk Selain Allah عز وجل
akhbarana qutaybahu, qala haddatsana yahya, - wahuwa abnu zakariyya ibni abi zaidaha - ani abni hayyana, - yani manshuran - an amiri ibni watsilaha, qala saala rajulun aliyyan hal kana rasulu allahi yusirru ilayka bisyain duna annasi faghadhiba aliyyun hatta ahmarra wajhuhu waqala ma kana yusirru ilaa syayan duna annasi ghayra annahu haddatsani biarbai kalimatin waana wahuwa fi albayti faqala " laana allahu man laana waadahu walaana allahu man dzabaha lighayri allahi walaana allahu man awa muhditsan walaana allahu man ghayyara manara alardhi ".
Telah mengabarkan kepada kami Qutaybah, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Yahya - yang merupakan Ibn Zakariya bin Abi Zaidah - dari Ibn Hayan - maksudnya Mansur - dari Amir bin Wathilah, ia berkata: "Seorang lelaki bertanya kepada Ali: Apakah Rasulullah ﷺ pernah memberitahumu sesuatu secara rahasia yang tidak ia sampaikan kepada orang banyak?" Ali marah hingga wajahnya memerah dan berkata: "Ia tidak pernah memberitahuku sesuatu secara rahasia yang tidak ia sampaikan kepada orang banyak, kecuali bahwa ia memberitahuku empat kalimat ketika ia dan aku berada di rumah. Ia berkata: 'Allah melaknat orang yang melaknat ayahnya, Allah melaknat orang yang menyembelih untuk selain Allah, Allah melaknat orang yang memberi perlindungan kepada pelanggar, dan Allah melaknat orang yang mengubah tanda batas tanah.'" (Sahih)