Shahih oleh Darussalam
Bab Tentang Senyuman Nabi صلى الله عليه وسلم
Tawa Rasulullah صلى الله عليه وسلم tidak lain hanyalah tersenyum.
Shahih oleh Darussalam
Tawa Rasulullah صلى الله عليه وسلم tidak lain hanyalah tersenyum.
Shahih
Dari Jarir: Nabi (ﷺ) tidak pernah menghalangiku sejak aku memeluk Islam, dan setiap kali dia melihatku, dia akan menyambutku dengan senyuman. Suatu ketika aku mengeluh kepadanya bahwa aku tidak bisa duduk tegak di atas k
Shahih
Nabi (ﷺ) tidak pernah menghalangiku sejak aku memeluk Islam, dan setiap kali dia melihatku, dia menyambutku dengan senyuman.
Shahih oleh Darussalam
Setiap kebaikan adalah sedekah. Sesungguhnya di antara kebaikan adalah menyapa saudaramu dengan wajah yang cerah.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah صلى الله عليه وسلم tidak pernah menghalangiku sejak aku memeluk Islam, dan tidak pernah melihatku kecuali beliau tersenyum.
Shahih
Rasulullah (ﷺ) tidak pernah menolak izinku untuk melihatnya sejak aku memeluk Islam dan tidak pernah memandangku kecuali dengan senyuman.
Shahih
Diriwayatkan Jarir: Rasulullah (ﷺ) tidak menutup diri dari saya sejak saya memeluk Islam, dan setiap kali dia melihat saya, dia menyambut saya dengan senyuman. Suatu ketika saya memberitahunya bahwa saya tidak bisa duduk
Shahih
Ya Allah! Jadikanlah dia teguh dan jadikanlah dia sebagai orang yang memberi petunjuk dan yang mendapat petunjuk.
Shahih
Anas melaporkan bahwa Rasulullah ﷺ memiliki akhlak yang terbaik di antara manusia. Suatu hari, beliau mengutus saya untuk suatu keperluan, dan saya berkata: Demi Allah, saya tidak akan pergi. Namun, dalam hati saya, saya
Shahih
Aisha, istri Nabi, berkata: Saya tidak pernah melihat Rasulullah صلى الله عليه وسلم tertawa keras hingga saya melihat langit-langit mulutnya, tetapi beliau hanya tersenyum. Dan setiap kali beliau melihat awan atau angin,
Shahih
Seorang Yahudi datang kepada Nabi ﷺ dan berkata, "Wahai Muhammad! Sesungguhnya Allah memegang langit dengan satu jari, dan bumi dengan satu jari, dan gunung-gunung dengan satu jari, dan pohon-pohon dengan satu jari, dan
Shahih
Seorang lelaki dari Ahli Kitab datang kepada Nabi ﷺ dan berkata, 'Wahai Abal-Qasim! Sesungguhnya Allah memegang langit dengan satu jari, dan bumi dengan satu jari, dan pohon-pohon dan tanah dengan satu jari, dan semua ma
Shahih
Dia tidak berdiri (dan pergi) dari tempat di mana ia melaksanakan shalat subuh hingga matahari terbit.
Shahih
Allah menyambut dua orang dengan senyuman; salah satu dari mereka membunuh yang lainnya dan keduanya masuk surga. Salah satu berjuang di jalan Allah dan terbunuh. Kemudian Allah mengampuni si pembunuh yang juga mati syah
Shahih
Sesungguhnya orang-orang yang lebih baik dari kalian telah menjadi munafik.
Shahih
Hadits ini menggambarkan bahwa para wanita Quraisy meninggikan suara di hadapan Nabi ﷺ, namun ketika mereka mendengar suara Umar, mereka langsung bersembunyi. Nabi ﷺ tersenyum melihat hal tersebut. Umar menegaskan bahwa
Shahih
Diriwayatkan dari Jabir bin Samurah: Saya shalat bersama Rasulullah (ﷺ) pada shalat pertama. Kemudian beliau pergi ke keluarganya dan saya juga pergi bersamanya ketika beliau bertemu dengan beberapa anak-anak (di jalan).
Shahih
Anas melaporkan: Saya tidak pernah mencium ambergris atau musk seharum tubuh Rasulullah (ﷺ) dan saya tidak pernah menyentuh brokat atau sutra yang lebih lembut daripada tubuh Rasulullah (ﷺ).
Shahih
Dari Aisyah: Saya tidak pernah melihat Nabi (ﷺ) tertawa hingga terlihat langit-langit mulutnya, tetapi beliau selalu tersenyum saja.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) tidak pernah menolak untuk melihatku sejak aku masuk Islam, dan setiap kali ia melihatku, ia tersenyum kepadaku.