Bab Perkataan Allah Ta'ala لِمَا خَلَقْتُ بِيَدَىَّ
Shahih
haddatsana musaddadun, samia yahya ibna saidin, an sufyana, haddatsani manshurun, wasulaymanu, an ibrahima, an abidaha, an abdi allahi, anna yahudiyyan, jaa ila annabiyyi faqala ya muhammadu inna allaha yumsiku assamawati ala ishbain waalaradhina ala ishbain, waaljibala ala ishbain, waassyajara ala ishbain, waalkhalaiqa ala ishbain, tsumma yaqulu ana almaliku. fadhahika rasulu allahi hatta badat nawajidzuhu tsumma qaraa wama qadaru allaha haqqa qadrihi. qala yahya ibnu saidin wazada fihi fudhaylu ibnu iyadhin an manshurin an ibrahima an abidaha an abdi allahi fadhahika rasulu allahi taajjuban watashdiqan lahu.
Telah menceritakan kepada kami Musaddad, ia mendengar Yahya bin Sa'id, dari Sufyan, ia menceritakan kepadaku dari Mansur dan Sulaiman, dari Ibrahim, dari Ubaidah, dari Abdullah, bahwa seorang Yahudi datang kepada Nabi ﷺ dan berkata, "Wahai Muhammad! Sesungguhnya Allah memegang langit dengan satu jari, dan bumi dengan satu jari, dan gunung-gunung dengan satu jari, dan pohon-pohon dengan satu jari, dan semua makhluk dengan satu jari, kemudian Dia berkata, 'Akulah Raja.'" Maka Rasulullah ﷺ tersenyum hingga terlihat gigi gerahamnya, kemudian beliau membaca: {وَمَا قَدَرُوا اللَّهَ حَقَّ قَدْرِهِ}. Abdullah menambahkan: Rasulullah ﷺ tersenyum (atas pernyataan Yahudi itu) sebagai ungkapan keheranan dan membenarkan apa yang dikatakan.