Shahih oleh Darussalam
Bab Mengaitkan Anak dengan Suami Jika Tidak Dinyatakan oleh Suami
Dia untukmu, wahai 'Abd! Anak itu milik ranjang dan bagi pezina adalah batu.
Shahih oleh Darussalam
Dia untukmu, wahai 'Abd! Anak itu milik ranjang dan bagi pezina adalah batu.
Shahih
Sa'd bin Abi Waqqas dan 'Abd bin Zam'a berselisih mengenai seorang anak. Sa'd berkata, "Wahai Rasulullah! Anak ini adalah anak saudaraku ('Utbah bin Abi Waqqas) yang telah berjanji kepadaku bahwa aku akan mengakuinya seb
Shahih
Aisyah (semoga Allah meridhainya) melaporkan: Sa'd bin Abu Waqqas dan Abd bin Zam'a (semoga Allah meridhai mereka) berselisih mengenai seorang anak laki-laki. Sa'd berkata: Wahai Rasulullah, dia adalah anak saudaraku 'Ut
Shahih
Anak itu untuk ranjang (yaitu, untuk orang yang di atas ranjangnya dia lahir) dan batu (kekecewaan dan kehilangan) bagi orang yang telah melakukan perbuatan zina.
Shahih
Dia untukmu, wahai ‘Abd bin Zam’ah, anak itu untuk ranjang (tempat lahirnya), dan bagi pelaku zina adalah batu (yaitu pengucilan).
Shahih
Rasulullah bersabda: 'Dia adalah milikmu, wahai 'Abd bin Zam'ah!' Kemudian Rasulullah bersabda: 'Anak itu untuk pemilik ranjang, dan batu untuk pelaku zina.' Kemudian beliau berkata kepada Saudah binti Zam'ah: 'Bersembun
Shahih
Anas (semoga Allah meridhoi dia) melaporkan bahwa beberapa Sahabat Nabi (ﷺ) bertanya kepada istri-istri Nabi tentang amalan yang beliau lakukan secara rahasia. Salah seorang dari mereka berkata: 'Saya tidak akan menikahi
Shahih
Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Muslimah, dari Malik, dari Ibn Shihab, dari Urwah bin Az-Zubair, dari Aisyah, ia berkata: "`Utba bin Abi Waqqas telah mewasiatkan kepada saudaranya Sa`d agar mengambil anak dar
Shahih
Diriwayatkan dari Abu Musa: Ketika Nabi (ﷺ) telah selesai dari perang Hunain, ia mengutus Abu Amir di kepala pasukan menuju Awtaas. Ia (yaitu Abu Amir) bertemu dengan Duraid bin As-Samma dan Duraid dibunuh dan Allah meng
Shahih
Harta kami (yaitu para nabi) tidak diwarisi, tetapi apa yang kami tinggalkan adalah sedekah.
Shahih
Ya Allah, ampunilah hamba-Mu Abu Amir. Hingga aku melihat putih ketiaknya. Kemudian beliau berkata: Ya Allah, jadikanlah dia di hari kiamat di atas banyak dari makhluk-Mu atau dari manusia.