Shahih Muslim · Kitab Pernikahan · No. 1401

Bab Disunnahkan Menikah Bagi yang Menginginkannya dan Mampu

Shahih

وَحَدَّثَنِي أَبُو بَكْرِ بْنُ نَافِعٍ الْعَبْدِيُّ، حَدَّثَنَا بَهْزٌ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ، عَنْ ثَابِتٍ، عَنْ أَنَسٍ، أَنَّ نَفَرًا، مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ ﷺ سَأَلُوا أَزْوَاجَ النَّبِيِّ ﷺ عَنْ عَمَلِهِ فِي السِّرِّ فَقَالَ بَعْضُهُمْ لاَ أَتَزَوَّجُ النِّسَاءَ . وَقَالَ بَعْضُهُمْ لاَ آكُلُ اللَّحْمَ . وَقَالَ بَعْضُهُمْ لاَ أَنَامُ عَلَى فِرَاشٍ . فَحَمِدَ اللَّهَ وَأَثْنَى عَلَيْهِ . فَقَالَ " مَا بَالُ أَقْوَامٍ قَالُوا كَذَا وَكَذَا لَكِنِّي أُصَلِّي وَأَنَامُ وَأَصُومُ وَأُفْطِرُ وَأَتَزَوَّجُ النِّسَاءَ فَمَنْ رَغِبَ عَنْ سُنَّتِي فَلَيْسَ مِنِّي " .

wahaddatsani abu bakri ibnu nafiin alabdiyyu, haddatsana bahzun, haddatsana hammadu ibnu salamaha, an tsabitin, an anasin, anna nafaran, min ashhabi annabiyyi saalu azwaja annabiyyi an amalihi fi assirri faqala badhuhum la atazawwaju annisaa. waqala badhuhum la akulu allahma. waqala badhuhum la anamu ala firasyin. fahamida allaha waatsna alayhi. faqala " ma balu aqwamin qalu kadza wakadza lakinni ushalli waanamu waashumu waufthiru waatazawwaju annisaa faman raghiba an sunnati falaysa minni ".

Anas (semoga Allah meridhoi dia) melaporkan bahwa beberapa Sahabat Nabi ﷺ bertanya kepada istri-istri Nabi tentang amalan yang beliau lakukan secara rahasia. Salah seorang dari mereka berkata: 'Saya tidak akan menikahi wanita'; dan yang lain berkata: 'Saya tidak akan makan daging'; dan yang lain lagi berkata: 'Saya tidak akan tidur di ranjang.' Maka beliau (Nabi) memuji Allah dan mengagungkan-Nya, dan berkata: 'Apa yang terjadi dengan orang-orang ini sehingga mereka berkata demikian, padahal saya shalat dan juga tidur; saya berpuasa dan berbuka; saya juga menikahi wanita? Dan barangsiapa yang berpaling dari sunnahku, maka dia tidak ada hubungannya dengan saya.'

Penjelasan