Shahih
Bab Besaran yang Dapat Diterima oleh Perawan dan Janda dari Suami Setelah Pernikahan
Ketika seseorang yang sudah memiliki istri menikahi perawan, ia harus tinggal bersamanya selama tujuh malam (dan kemudian berpindah ke istri lainnya).
Shahih
Ketika seseorang yang sudah memiliki istri menikahi perawan, ia harus tinggal bersamanya selama tujuh malam (dan kemudian berpindah ke istri lainnya).
Shahih
Seorang perawan tidak boleh dinikahi hingga dia diminta persetujuannya; dan seorang janda tidak boleh dinikahi hingga dia ditanya apakah dia setuju untuk menikah atau tidak.
Shahih oleh Darussalam
Saya menikahi seorang wanita pada masa Nabi (ﷺ) dan beliau berkata: 'Apakah kamu telah menikah, wahai Jabir?' Saya menjawab: 'Ya'. Beliau bertanya: 'Perawan atau janda?' Saya menjawab: 'Janda'. Beliau berkata: 'Mengapa t
Shahih oleh Darussalam
Seorang janda lebih berhak (untuk memutuskan) tentang dirinya sendiri daripada walinya, dan seorang perawan harus dimintai pendapatnya.
Shahih oleh Al-Albani
Rasulullah صلى الله عليه وسلم bertanya kepadaku, 'Apakah kamu sudah menikah?' Aku menjawab, 'Ya.' Beliau bertanya lagi, 'Perawan atau janda?' Aku menjawab, 'Janda.' Beliau berkata, 'Mengapa tidak menikahi perawan yang bi
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Jabir berkata: "Saya menikah kemudian saya datang kepada Nabi (ﷺ) dan beliau berkata: 'Apakah kamu sudah menikah, wahai Jabir?' Saya menjawab: 'Ya.' Beliau bertanya: 'Dengan perawan atau janda?' Saya m
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ bertemu denganku dan berkata: 'Wahai Jabir, apakah kamu sudah menikah dengan seorang wanita sejak terakhir kali aku melihatmu?'
Shahih oleh Darussalam
Seorang janda lebih berhak atas dirinya sendiri (dalam hal pernikahan) daripada walinya, dan seorang perawan harus dimintai izin terkait pernikahan, dan izinnya adalah diamnya.
Shahih oleh Darussalam
Dari Ibn 'Abbas, bahwa Nabi (ﷺ) bersabda: 'Wali tidak berhak (memaksa) wanita yang sudah menikah (untuk menikah lagi). Dan gadis yatim harus dimintai pendapatnya, dan diamnya adalah persetujuannya.'
Shahih oleh Darussalam
Mintalah izin kepada wanita mengenai pernikahan. Dikatakan: "Bagaimana jika seorang perawan terlalu malu dan tetap diam?" Beliau bersabda: "Itu adalah izinnya."
Shahih oleh Darussalam
Seorang janda tidak boleh dinikahi hingga izinnya diminta, dan seorang perawan tidak boleh dinikahi hingga izinnya diminta.
Shahih
Aku berkata, 'Wahai Rasulullah! Seandainya engkau mendarat di sebuah lembah yang terdapat pohon yang telah dimakan dan engkau menemukan pohon yang belum dimakan, dari pohon manakah engkau akan membiarkan unta mu merumput
Shahih
Izin itu adalah diamnya (perawan tersebut).
Shahih
Aisyah berkata: "Wahai Rasulullah! Seorang perawan merasa malu." Dia berkata, "Persetujuannya adalah diamnya."
Shahih
Jika seseorang menikahi seorang gadis perawan dan dia sudah memiliki istri janda, maka dia harus tinggal bersamanya selama tujuh hari; dan jika seseorang menikahi seorang janda dan dia sudah memiliki istri perawan, maka
Shahih oleh Darussalam
Mengapa kamu tidak menikahi seorang gadis muda, agar kamu bisa bermain dengannya dan dia denganmu?
Shahih oleh Darussalam
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa: Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Seorang janda tidak boleh dinikahkan sampai ia dimintai izin, dan seorang perawan tidak boleh dinikahkan sampai izinnya diminta, dan diamnya adalah izinnya."
Shahih oleh Darussalam
Janda lebih berhak atas dirinya daripada walinya, dan perawan harus meminta izin untuk dirinya, dan diamnya adalah izinnya.
Shahih oleh Darussalam
Sunnah ketika seorang laki-laki menikahi seorang perawan setelah dia sudah memiliki istri, adalah dia tinggal bersamanya tujuh (malam). Dan ketika dia menikahi seorang janda ketika dia sudah memiliki istri, dia tinggal b
Shahih oleh Al-Albani
Dari Anas bin Malik: Apabila seorang laki-laki yang sudah memiliki istri menikahi seorang perawan, ia harus tinggal bersamanya selama tujuh malam; jika ia menikahi seorang wanita yang pernah menikah sebelumnya, ia harus