Shahih oleh Darussalam
Bab Tentang Menunda Shalat Isya Akhir
Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Seandainya tidak memberatkan umatku, tentu aku akan memerintahkan kalian untuk menunda shalat Isya hingga sepertiga malam, atau setengahnya."
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Seandainya tidak memberatkan umatku, tentu aku akan memerintahkan kalian untuk menunda shalat Isya hingga sepertiga malam, atau setengahnya."
Shahih oleh Darussalam
Tundalah shalat Dhuhur hingga dingin, karena panas yang kalian rasakan adalah hembusan dari neraka.
Shahih oleh Al-Albani
Akan ada setelahku para pemimpin yang akan disibukkan oleh pekerjaan-pekerjaan mereka dari melaksanakan shalat pada waktunya hingga waktu shalat itu berlalu.
Shahih oleh Darussalam
Dalam cuaca yang sangat panas, tunda shalat (Dhuhur) sampai menjadi lebih dingin, karena panas yang sangat adalah dari api Neraka.
Shahih oleh Darussalam
Abu 'Isa berkata: Hadits ini juga telah diriwayatkan dari Ismail bin 'Ulya, dari Ibn Jurayj, dari Ibn Abi Mulaykah, dari Umm Salamah, dengan makna yang serupa. Dan saya menemukan dalam buku saya bahwa Ali bin Hujr mengab
Shahih oleh Darussalam
Seandainya aku tidak memberatkan umatku, niscaya aku akan memerintahkan mereka untuk menunda shalat Isya dan menggunakan siwak pada setiap shalat.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Jabir bin Samurah berkata: "Rasulullah (ﷺ) biasa menunda shalat Isya yang terakhir."
Shahih oleh Darussalam
“Akan ada para pemimpin yang akan disibukkan oleh urusan-urusan dan mereka akan menunda shalat hingga setelah waktunya. Maka lakukanlah shalat kalian bersama mereka sebagai shalat sunnah.”
Shahih
Ketika Nabi صلى الله عليه وسلم berangkat sebelum matahari condong, beliau menunda shalat Zuhur hingga waktu shalat Ashar, kemudian beliau mengumpulkan keduanya. Dan jika matahari telah condong, beliau shalat Zuhur terleb
Shahih
Jabir bin Samurah melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) menunda shalat Isya terakhir.
Shahih
Aisyah, istri Nabi (ﷺ), melaporkan: Nabi (ﷺ) menunda shalat Isya' pada suatu malam. Dan ini disebut 'Atama. Dan Nabi (ﷺ) tidak keluar sampai Umar bin Khattab memberitahunya bahwa wanita dan anak-anak telah tidur. Maka Na
Shahih oleh Al-Albani
Wahai Abu Dharr, bagaimana kamu akan bertindak ketika ada penguasa yang membunuh shalat.
Shahih oleh Al-Albani
Rasulullah (ﷺ) berkata kepada saya: Bagaimana kamu akan bertindak ketika kamu diperintah oleh para penguasa yang melaksanakan shalat di luar waktunya? Saya berkata: Apa yang engkau perintahkan kepadaku, wahai Rasulullah,
Shahih
"Nabi (ﷺ) shalat delapan raka'at untuk Dhuhur dan Ashar, serta tujuh raka'at untuk Maghrib dan Isya di Madinah." Aiyub berkata, "Mungkin itu adalah malam yang hujan."
Shahih oleh Darussalam
Sesungguhnya teriknya panas adalah dari api neraka, maka tunggulah hingga lebih sejuk untuk shalat (Dhuhur).
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) lebih cepat dalam mengerjakan shalat Zuhur dibandingkan kalian (manusia), sementara kalian (manusia) lebih cepat dalam mengerjakan shalat Ashar dibandingkan beliau.
Shahih oleh Darussalam
Itu adalah shalat orang munafik: ia duduk dan menunda shalat Ashar hingga (matahari) berada di antara tanduk-tanduk syaitan, kemudian ia bangkit dan mengerjakan empat (Raka'at) di mana ia hanya sedikit mengingat Allah.
Shahih
Jika sangat panas, maka tunda shalat (dhuhur) hingga panas yang ekstrem berlalu, karena intensitas panas adalah dari hembusan neraka.
Shahih
Abu Dharr melaporkan: Rasulullah (ﷺ) berkata kepadaku: Bagaimana kamu akan bertindak ketika kamu berada di bawah penguasa yang menunda shalat melebihi waktunya yang ditentukan, atau mereka menjadikan shalat sebagai hal y
Shahih oleh Darussalam
Dia biasa shalat Zhuhur, yang kalian sebut Al-Ula (yang pertama) ketika matahari telah melewati puncaknya; dia biasa shalat Ashar kemudian salah satu dari kami bisa kembali ke rumahnya di bagian paling jauh dari Al-Madin