Bab Yang Disunnahkan Untuk Menunda Shalat Isya
Shahih oleh Darussalam
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَنْصُورٍ، قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الزِّنَادِ، عَنِ الأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ " لَوْلاَ أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي لأَمَرْتُهُمْ بِتَأْخِيرِ الْعِشَاءِ وَبِالسِّوَاكِ عِنْدَ كُلِّ صَلاَةٍ " .
Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Seandainya aku tidak memberatkan umatku, niscaya aku akan memerintahkan mereka untuk menunda shalat Isya dan menggunakan siwak pada setiap shalat."