Shahih
Bab Menjaga Lisan
Sesungguhnya seorang hamba berbicara dengan suatu kata dari keridhaan Allah yang tidak ia perhatikan, Allah mengangkatnya dengan kata itu ke derajat-derajat, dan sesungguhnya seorang hamba berbicara dengan suatu kata dar
Shahih
Sesungguhnya seorang hamba berbicara dengan suatu kata dari keridhaan Allah yang tidak ia perhatikan, Allah mengangkatnya dengan kata itu ke derajat-derajat, dan sesungguhnya seorang hamba berbicara dengan suatu kata dar
Shahih
Diriwayatkan 'Utban bin Malik Al-Ansari: yang merupakan salah satu dari suku Bani Salim: Rasulullah (ﷺ) datang kepadaku dan berkata, "Jika ada seseorang yang datang pada Hari Kebangkitan yang telah mengucapkan: La ilaha
Shahih
Barangsiapa yang membangun masjid - dan perawi Bukair berkata: Saya rasa beliau juga berkata: (untuk) mencari keridhaan Allah - Allah akan membangun (sebuah rumah yang serupa untuknya di Surga).
Shahih
Dari Abdullah: Ketika Nabi (ﷺ) membagikan harta rampasan perang Hunain, seorang pria dari kalangan Ansar berkata, "Dia (yaitu Nabi) tidak bermaksud untuk mencari keridhaan Allah dalam pembagian ini." Maka saya datang kep
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ lewat di dekat seorang laki-laki yang sedang mengikat seorang laki-laki dengan tali. Maka Nabi ﷺ mengambilnya dan memotongnya, lalu beliau berkata: 'Itu adalah nadzar.'
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ lewat di dekat seorang laki-laki yang sedang tawaf di Ka'bah, yang sedang diikat oleh seorang laki-laki dengan tali di hidungnya. Maka Nabi ﷺ memotongnya dengan tangannya, kemudian beliau memerintahkan agar
Shahih
Siapa pun yang membangun masjid, (Bukair mengira bahwa 'Asim, seorang sub-perawi, menambahkan, 'Dengan niat mencari keridhaan Allah'), Allah akan membangun untuknya tempat yang serupa di Surga.
Shahih
Ubaidullah al-Khaulini melaporkan: 'Uthman bin 'Affan mendengarkan pendapat orang-orang (yang tidak menguntungkan) ketika ia membangun kembali masjid Rasulullah (ﷺ). Kemudian ia berkata: Kalian tidak adil terhadapku, kar
Shahih
Mahmud bin al-Rabi' melaporkan bahwa 'Itban bin Malik, yang merupakan salah satu Sahabat Rasulullah (ﷺ) dan yang ikut serta dalam (Perang) Badar dan termasuk Ansar (di Madinah), mengatakan bahwa ia datang kepada Rasulull
Shahih
Amir bin Sa'd melaporkan dari ayahnya (Sa'd bin Abi Waqqas): Rasulullah (ﷺ) mengunjungi saya dalam sakit yang mendekatkan saya pada kematian di tahun Haji Wada'. Saya berkata: Ya Rasulullah, Anda dapat melihat dengan bai
Shahih
Suatu ketika tiga orang (dari umat sebelumnya) sedang dalam perjalanan, tiba-tiba hujan turun dan mereka berlindung di sebuah gua. Pintu gua itu tertutup saat mereka berada di dalam. Mereka saling berkata, 'Wahai kalian!
Shahih
Dari Sa'd bin Malik: Pada tahun Haji Wada', Nabi (ﷺ) mengunjungi saya ketika saya jatuh sakit dan hampir mati karena penyakit itu. Saya berkata, "Wahai Rasulullah! Saya sangat sakit seperti yang Anda lihat, dan saya seor
Shahih
Siapa yang mencintai pertemuan dengan Allah, Allah pun mencintai pertemuannya; dan siapa yang membenci pertemuan dengan Allah, Allah pun membenci pertemuannya.
Shahih
Di Surga, ada sebuah pohon di bawah bayangnya seorang penunggang dapat melakukan perjalanan selama seratus tahun tanpa menempuh jarak sepenuhnya.
Shahih
Kami berhijrah bersama Rasulullah صلى الله عليه وسلم mencari keridhaan Allah, sehingga pahala kami menjadi hak dan pasti di sisi Allah. Sebagian dari kami ada yang telah meninggal tanpa menikmati sedikitpun dari pahala m
Shahih
Rasulullah (ﷺ) datang menjengukku saat aku sakit yang semakin parah pada waktu Hajjat-al-Wada`. Aku berkata kepadanya, "Engkau lihat betapa sakitnya aku. Aku memiliki banyak harta tetapi tidak ada ahli waris kecuali putr
Shahih
Siapa yang akan berbuat adil, jika Allah dan Rasul-Nya tidak berbuat adil?
Shahih
Dari Jabir, ia berkata: "Pemimpin munafik di Al-Madinah meninggal, dan meninggalkan instruksi agar Nabi (ﷺ) shalat jenazah untuknya dan mengkafani dia dengan bajunya. Ia shalat jenazah untuknya dan mengkafani dia dengan
Shahih
Maka Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Letakkan itu (jubah) di sisi kepalanya dan tutupi kakinya dengan rumput."
Shahih
Di dalam Surga, ada sebuah pohon di bawah bayangannya seorang penunggang dapat berjalan selama seratus tahun tanpa menyelesaikan jaraknya.