Shahih oleh Al-Albani
Bab Tentang Seorang Pria yang Masuk Islam dan Diperintahkan untuk Mandi
Dari Qais bin Asim: Aku datang kepada Nabi ﷺ dengan niat untuk memeluk Islam. Beliau memerintahkanku untuk mandi dengan air yang dicampur daun sidr.
Shahih oleh Al-Albani
Dari Qais bin Asim: Aku datang kepada Nabi ﷺ dengan niat untuk memeluk Islam. Beliau memerintahkanku untuk mandi dengan air yang dicampur daun sidr.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Muhammad bin Sirin bahwa Umm 'Atiyyah Al-Ansariyyah berkata: "Rasulullah (ﷺ) masuk kepada kami ketika putrinya meninggal, dan berkata: 'Cucilah dia tiga kali atau lima kali, atau lebih jika Anda merasa
Shahih oleh Darussalam
Asma bertanya kepada Rasulullah ﷺ tentang mandi setelah haid. Beliau bersabda: "Salah satu dari kalian harus mengambil air dan daun sidr, lalu membersihkan dirinya dengan baik, atau menyempurnakan kebersihan..."
Shahih
Seorang lelaki jatuh dari untanya dan lehernya patah sehingga ia meninggal. Maka Rasulullah (ﷺ) bersabda: Mandikanlah dia dengan air yang dicampur dengan daun sidr dan kafanilah dia dengan dua helai kainnya, dan jangan t
Shahih oleh Darussalam
seorang laki-laki lehernya patah oleh kendaraannya (karena jatuh) ketika ia dalam keadaan Ihram. Nabi (ﷺ) bersabda: “Mandikanlah dia dengan air dan daun sidr, dan kafanilah dia dengan dua pakaiannya, tetapi jangan tutup
Shahih oleh Al-Albani
Saya bertanya kepada Nabi (ﷺ) tentang darah haid yang ada di pakaian. Beliau bersabda: Hapuslah dengan sepotong kayu dan kemudian cuci dengan air dan daun pohon sidr.
Shahih oleh Al-Albani
Diriwayatkan dari Qatadah: Muhammad bin Sirin biasa belajar cara memandikan jenazah dari Umm 'Atiyyah: ia memandikan dengan daun sidir dua kali dan yang ketiga dengan air dan kapur barus.
Shahih oleh Darussalam
dia bertanya kepada Rasulullah (ﷺ) tentang darah haid yang mengenai pakaian. Beliau bersabda: 'Gosoklah dengan sebatang kayu dan cucilah dengan air dan daun sidir.'
Shahih oleh Darussalam
dia bertanya kepada Rasulullah (ﷺ) tentang darah haid yang mengenai pakaian. Beliau bersabda: 'Gosoklah dengan sebatang kayu dan cucilah dengan air dan daun sidir.'
Shahih
Hamid bin Umar berkata, Hammad bin Zaid memberitakan kepada kami dari Ayyub, dari Muhammad, dari Um 'Atiyya, ia berkata, "Salah satu putri Nabi ﷺ meninggal, dan beliau keluar dan berkata, 'Mandikan dia tiga atau lima kal
Shahih
Salah satu putri Nabi (ﷺ) meninggal dan beliau keluar dan berkata, 'Mandikan dia tiga atau lima kali atau lebih, jika kalian anggap perlu, dengan air dan sidr, dan terakhir letakkan kafur (atau sedikit kafur) dan ketika
Shahih
Allah akan berkata kepada orang-orang surga, 'Wahai orang-orang surga!' Mereka akan menjawab, 'Labbaik, wahai Tuhan kami, dan Sa'daik, dan semua kebaikan ada di tangan-Mu!' Allah akan bertanya, 'Apakah kalian puas?' Mere
Shahih
“Shalat itu lima (waktu), dan (pahalanya) sama dengan lima puluh; ketetapan-Ku tidak berubah.”
Shahih oleh Darussalam
Ketika Rasulullah (ﷺ) diisra'kan, beliau dibawa sampai ke Sidratul Muntaha, yang berada di langit keenam. Di situlah berakhirnya semua yang diangkat dari bawah, dan di situlah berakhirnya semua yang diturunkan dari atas,
Shahih
Anas bin Malik berkata: "Rasulullah (ﷺ) biasa mandi untuk membersihkan diri dari hadats besar, kemudian dia menghangatkan diri denganku sebelum aku mandi."
Shahih
Saya dibawa al-Buraq - yaitu hewan putih yang panjang, lebih besar dari keledai tetapi lebih kecil dari bagal, yang meletakkan kuku kakinya pada jarak yang sama dengan jangkauan pandang. Saya menungganginya hingga tiba d
Shahih
Rasulullah SAW bersabda: "Saya tinggal di Hira, ketika saya selesai tinggal, saya turun dan merasa bingung di lembah, lalu saya dipanggil, dan saya melihat di depan, belakang, kanan, dan kiri saya, tiba-tiba dia duduk di
Shahih
Kemudian kaum Muslimin mengalahkan musuh dan kuda itu dikembalikan kepadanya selama masa hidup Rasulullah (ﷺ).
Shahih
Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar: Umar bin Al-Khattab berkata, "Ketika Hafsa binti Umar menjadi janda setelah kematian (suaminya) Khunais bin Hudhafa As-Sahmi yang merupakan salah satu sahabat Nabi, dan dia meninggal
Shahih
Mereka menyebutkan bahwa Aisyah istri Nabi صلى الله عليه وسلم berkata: "Apabila Rasulullah صلى الله عليه وسلم ingin berangkat bepergian, beliau mengundi di antara istri-istrinya, maka siapa yang keluar undinya, dia pun b