Bab Tayammum dengan Tanah
Dia berkata: 'Wahai Rasulullah, saya terkena junub dan tidak ada air.' Dia berkata: 'Kamu harus menggunakan tanah, karena itu akan mencukupimu.'
20 hadits tentang tayammum sebagai penyuci saat air tak ditemukan
Dia berkata: 'Wahai Rasulullah, saya terkena junub dan tidak ada air.' Dia berkata: 'Kamu harus menggunakan tanah, karena itu akan mencukupimu.'
Mereka shalat tanpa wudhu'. Mereka menyebutkan hal itu kepada Rasulullah ﷺ, dan Allah, Yang Maha Perkasa dan Maha Tinggi menurunkan ayat tayammum.
Maka mereka memukul debu dengan telapak tangan mereka dan tidak mengambil debu sedikitpun.
Dari Abu Juhaim Al-Ansari: Nabi ﷺ datang dari arah Bir Jamal. Seorang lelaki menemuinya dan memberi salam. Namun, beliau tidak membalas salamnya hingga beliau mendekati dinding (tanah) dan mengusap wajah dan tangan belia
Cukup bagimu melakukan seperti ini.
Kami berangkat bersama Rasulullah dalam salah satu perjalanan hingga kami sampai di Al-Baida' atau Dhatul-Jaish, sebuah kalungku terputus (dan hilang). Rasulullah tinggal di sana untuk mencarinya, begitu juga orang-orang
Aisha berkata, "Saya meminjam kalung dari Asma' dan kalung itu hilang. Maka Rasulullah ﷺ mengutus seorang untuk mencarinya dan dia menemukannya. Kemudian waktu shalat tiba dan tidak ada air. Mereka shalat (tanpa wudhu) d
Telah mengabarkan kepada kami Shaqiq: "Aku sedang duduk bersama Abdullah dan Abu Musa, dan Abu Musa berkata: 'Apakah kamu tidak mendengar apa yang dikatakan Ammar kepada Umar: 'Rasulullah mengutusku untuk suatu keperluan
Diriwayatkan dari Al-A'mash: Shaqiq berkata, "Ketika aku duduk bersama Abdullah dan Abu Musa Al-Ash'ari, yang terakhir bertanya kepada yang pertama, 'Jika seseorang menjadi Junub dan tidak menemukan air selama satu bulan
Shaqiq melaporkan: Aku sedang duduk bersama Abdullah dan Abu Musa ketika Abu Musa berkata: Wahai 'Abd al-Rahman (kunya Abdullah bin Mas'ud), apa yang harus dilakukan seorang pria tentang shalat jika ia mengalami keluarny
Abdullah menjawab, "Jangan shalat hingga air ditemukan."
Engkau telah melakukan hal yang benar.
Tidak ada bahaya (atau tidak akan berbahaya). Berangkatlah!
Janganlah salah seorang di antara kalian berkemih di air yang diam yang tidak mengalir, kemudian berwudhu dengan air itu.
Abu Hurairah berkata: "Rasulullah ﷺ bersabda: 'Janganlah salah seorang di antara kalian mandi di air yang mengalir sementara dia dalam keadaan junub.'"
Janganlah salah seorang di antara kalian berkemih ke dalam air yang diam, kemudian mandi atau berwudhu dengan air tersebut.
Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Yunus, telah menceritakan kepada kami Zaidah, dalam hadits Hisham dari Muhammad, dari Abu Hurairah, dari Nabi ﷺ bersabda: 'Janganlah salah seorang di antara kalian berkemih di air
Diriwayatkan bahwa Aisyah berkata: "Rasulullah ﷺ biasa mandi dari sebuah wadah yang berukuran Faraq dan dia serta saya biasa mandi dari satu wadah yang sama."
Tanah yang bersih adalah penyuci bagi Muslim; meskipun ia tidak menemukan air selama sepuluh tahun. Maka jika ia menemukan air, hendaklah ia mengusapnya pada kulitnya. Karena itu lebih baik.
Tanah yang bersih adalah wudhu' bagi seorang Muslim, meskipun ia tidak menemukan air selama sepuluh tahun.