Bab
Barangsiapa melihat hilal Dzulhijjah dan ingin berkurban, maka janganlah ia mencukur rambut atau memotong kuku hingga ia berkurban.
20 hadits tentang hilal Dzulhijjah dan larangan memotong rambut/kuku bagi yang ingin berkurban.
Barangsiapa melihat hilal Dzulhijjah dan ingin berkurban, maka janganlah ia mencukur rambut atau memotong kuku hingga ia berkurban.
Dari Umm Salamah: Nabi ﷺ bersabda: "Siapa yang melihat hilal Dzul-Hijjah, dan ingin berkurban, maka janganlah ia mengambil dari rambutnya dan juga dari kukunya."
Diriwayatkan bahwa 'Amr bin Muslim berkata: "Ibn Al-Musayyab memberitahuku bahwa Umm Salamah, istri Nabi ﷺ memberitahunya bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: 'Barang siapa yang ingin berkurban, maka janganlah ia menggunting kuk
Kami keluar bersama Rasulullah ﷺ ketika bulan Dzulhijjah akan terlihat. Ketika beliau sampai di Dhu al-Hulaifah, beliau berkata: "Siapa yang ingin berihram untuk Haji, silakan berihram, dan siapa yang ingin berihram untu
Dari Hunaidah bin Khalid, dari istrinya, dari salah satu istri Nabi, bahwa: Rasulullah ﷺ biasa berpuasa sembilan hari dari Dzul-Hijjah, hari 'Ashura, dan tiga hari dari setiap bulan: Senin pertama bulan itu, dan dua hari
Waktu telah menyelesaikan siklus dan mengambil bentuk seperti pada hari ketika Allah menciptakan langit dan bumi. Setahun mengandung dua belas bulan, di antaranya ada empat bulan yang dihormati, tiga di antaranya berturu
Waktu telah kembali seperti keadaannya pada hari Allah menciptakan langit dan bumi. Tahun terdiri dari dua belas bulan, di antaranya ada empat bulan yang dihormati: Tiga bulan berturut-turut, yaitu Dzul-Qa'dah, Dzul-Hijj
Sesungguhnya zaman telah kembali seperti keadaannya pada hari Allah menciptakan langit dan bumi; tahun itu dua belas bulan, di antaranya ada empat bulan yang dihormati. Tiga di antaranya berturut-turut; Dzulqa'dah, Dzulh
Rasulullah ﷺ telah berwasiat kepada kami agar kami melaksanakan ibadah haji setelah melihat bulan. Jika kami tidak melihatnya dan dua orang yang dapat dipercaya bersaksi, kami harus melaksanakan ibadah haji berdasarkan k
Diriwayatkan bahwa Abu Al-Aliyah berkata: Kami sedang menjaga pintu Utsman (رضي الله عنه) pada sepuluh hari pertama bulan Dhul-Hijjah.
Bukankah ini hari Nahr (hari penyembelihan hewan kurban)? Kami menjawab, "Ya." Beliau bertanya lagi, "Bulan apa ini?" Kami terdiam lagi, mengira bahwa beliau akan menyebutkan nama lain. Kemudian beliau berkata, "Bukankah
Diriwayatkan bahwa Aisyah berkata: "Rasulullah ﷺ tidak pernah melakukan umrah kecuali di bulan Dhul-Qa'dah."
Mereka (kaum Arab di masa jahiliyah) menganggap Umrah di bulan Haji sebagai dosa terbesar di bumi.
Mereka menganggap bahwa melakukan Umrah di bulan-bulan Haji adalah perbuatan yang buruk di bumi, dan mereka menyebut bulan Muharram sebagai Safar dan berkata, 'Ketika (luka di punggung unta) telah sembuh dan jejak (unta)
Orang-orang Mekkah meminta kepada Rasulullah ﷺ untuk menunjukkan kepada mereka sebuah mukjizat. Maka beliau menunjukkan kepada mereka bulan yang terbelah menjadi dua, sehingga mereka melihat Gunung Hira' di antara keduan
bulan terbelah pada masa kehidupan Rasulullah (semoga keselamatan dan berkah Allah tercurah kepada-Nya).
Akan masuk surga dari umatku sekelompok (70.000) tanpa dihisab, wajah mereka bercahaya seperti bulan.
Berhentilah (sholat) selama masa haidmu yang biasa, kemudian lakukan Ghusl.
Jika seseorang memiliki hewan kurban dan berniat untuk mengorbankannya, dan ia melihat bulan baru Dhul-Hijjah, maka ia tidak boleh mengambil sedikit pun dari rambut dan kukunya hingga ia berkurban.
Rasulullah ﷺ telah melakukan dua umrah: satu umrah di bulan Dzul-Qa'dah, dan yang lainnya di bulan Syawal.