Bab Bulan-Bulan Haram
Shahih oleh Al-Albani
haddatsana musaddadun, haddatsana ismailu, haddatsana ayyubu, an muhammadin, ani abni abi bakraha, an abi bakraha, anna annabiyya khathaba fi hajjatihi faqala " inna azzamana qadi astadara kahayatihi yawma khalaqa allahu assamawati waalardha assanahu atsna asyara syahran minha arbaahun hurumun tsalatsun mutawaalyatun dzu alqadahi wa dzu alhijjahi waalmuharramu warajabu mudhara adzi bayna jumada wasyabana ".
Telah menceritakan kepada kami Musaddad, telah menceritakan kepada kami Ismail, telah menceritakan kepada kami Ayyub, dari Muhammad, dari Ibn Abi Bakrah, dari Abi Bakrah, bahwa Nabi ﷺ berkhutbah dalam hajinya dan berkata: "Sesungguhnya zaman telah berputar seperti keadaannya pada hari Allah menciptakan langit dan bumi. Setahun itu ada dua belas bulan, di antaranya ada empat bulan yang dihormati, tiga di antaranya berturut-turut, yaitu Dzulqa'dah, Dzulhijjah, dan Muharram, serta Rajab Mudar yang terletak antara Jumadah dan Syaban."