Shahih oleh Darussalam
Bab Apa yang Dikatakan Tentang Bersalaman
Diriwayatkan Qatadah: bahwa dia bertanya kepada Anas bin Malik: "Apakah para Sahabat Rasulullah (ﷺ) biasa saling berjabat tangan?" Dia menjawab, "Ya."
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan Qatadah: bahwa dia bertanya kepada Anas bin Malik: "Apakah para Sahabat Rasulullah (ﷺ) biasa saling berjabat tangan?" Dia menjawab, "Ya."
Shahih
Diriwayatkan dari Abdullah bin Hisham: Kami berada di sisi Nabi (ﷺ) dan beliau memegang tangan Umar bin Al-Khattab.
Shahih oleh Darussalam
Nabi (ﷺ) menemuinya saat ia dalam keadaan junub. Ia berkata: "Maka saya menjauh darinya - maksudnya: Saya menarik diri - untuk melakukan Ghusl. Kemudian saya kembali, maka beliau bertanya: 'Di mana kamu?' Atau: 'Ke mana
Shahih oleh Al-Albani
Hudhaifah melaporkan: Nabi ﷺ mengunjunginya dan condong kepadanya (untuk bersalaman). Dia berkata: 'Saya dalam keadaan junub.' Nabi ﷺ menjawab: 'Seorang muslim tidak najis.'
Shahih oleh Darussalam
Dari Abu Rafi’ bahwa: Abu Hurairah bertemu dengan Nabi (ﷺ) di salah satu jalan di Madinah ketika ia dalam keadaan junub, maka ia menghindar. Nabi (ﷺ) merasa kehilangan dia, maka ketika ia datang (kemudian), ia berkata: '
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Hudhaifah berkata: "Nabi (ﷺ) keluar dan menemui saya ketika saya dalam keadaan junub, sehingga saya menjauh darinya. Kemudian saya mandi dan datang kepada beliau. Beliau bertanya: 'Apa yang terjadi pad
Shahih
Diriwayatkan dari Qatadah: Saya bertanya kepada Anas, "Apakah kebiasaan para sahabat Nabi (ﷺ) untuk salaman satu sama lain?" Dia menjawab, "Ya."
Shahih oleh Al-Albani
Abu Hudhaifah melaporkan: Rasulullah (ﷺ) bertemu saya di salah satu jalan di Madinah saat saya dalam keadaan junub. Saya mundur dan pergi. Saya kemudian mandi dan datang kepada beliau. Beliau bertanya: Di mana kamu, waha
Shahih oleh Al-Albani
Tidak ada dua orang Muslim yang bertemu dan saling berjabat tangan, kecuali dosa-dosa mereka diampuni sebelum mereka berpisah.
Shahih oleh Darussalam
Abu Utsman meriwayatkan dari Hanzhalah Al-Usaidi – dan dia adalah salah satu penulis Rasulullah (s.a.w) – bahwa dia lewat di dekat Abu Bakr ketika dia menangis, maka Abu Bakr berkata kepadanya: "Apa yang terjadi padamu,
Shahih oleh Darussalam
Seorang Muslim tidak najis.
Shahih
Telah menceritakan kepada kami Abu Nu'man, telah menceritakan kepada kami Hamad bin Zaid, dari Ubaidullah bin Abu Bakr bin Anas, dari Anas -semoga Allah meridhoi beliau- bahwa seorang lelaki, mengintip ke dalam salah sat
Shahih oleh Darussalam
“Seorang pria tidak boleh menikahi seorang wanita dan bibi atau tante-nya pada saat yang sama.”
Shahih
Dan orang-orang menikmati bersamanya seperti yang diberitahukan kepadaku oleh Salim tentang Ibn Umar.
Shahih oleh Darussalam
Nabi (ﷺ) menemuinya ketika ia dalam keadaan junub: "Dan dia mendekat kepadaku dan mengulurkan tangannya. Aku berkata: 'Aku junub.' Dia berkata: 'Muslim tidak menjadi najis.'"
Shahih oleh Darussalam
Orang beriman tidak najis.
Shahih
Dari Ibn Umar: Pada Haji terakhir (Haji Wada`) Rasulullah (ﷺ) melakukan Umrah dan Haji. Ia membawa Hadi bersamanya dari Dhul Hulaifah. Rasulullah (ﷺ) memulai dengan Ihram untuk Umrah dan Haji. Dan orang-orang pun melakuk
Shahih oleh Al-Albani
Semoga orang-orang yang berpuasa berbuka puasa bersama kalian, dan orang-orang yang saleh memakan makanan kalian, dan para malaikat mendoakan berkah untuk kalian.
Shahih
Dari Abu Huraira, bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda, "Seorang wanita dan bibi paternalnya tidak boleh dinikahi oleh pria yang sama; dan demikian pula, seorang wanita dan bibi maternalnya tidak boleh dinikahi oleh pria yang s
Shahih
Dari Abu Huraira, bahwa Nabi (ﷺ) melarang seorang wanita dinikahi bersamaan dengan bibi paternalnya atau bibi maternalnya (pada saat yang sama). Az-Zuhri (perawi sub) berkata: Ada perintah serupa untuk bibi paternal dari