Shahih oleh Darussalam
Musnad Umar bin Khattab
Demi Allah, saya tahu bahwa kamu adalah batu yang tidak dapat memberikan manfaat atau mudarat.
Shahih oleh Darussalam
Demi Allah, saya tahu bahwa kamu adalah batu yang tidak dapat memberikan manfaat atau mudarat.
Shahih oleh Al-Albani
Ibn ‘Umar berjalan dengan bangga (ramal) dari sudut (Batu Hitam) ke sudut (Batu Hitam) dan menyebutkan bahwa Rasulullah (ﷺ) telah melakukan hal itu.
Shahih
Saya tidak pernah meninggalkan menyentuh kedua sudut ini - Yamani dan Batu Hitam - sejak saya melihat Rasulullah (ﷺ) menyentuh keduanya dalam keadaan sulit dan mudah.
Shahih oleh Darussalam
Sejak saya melihat Rasulullah (ﷺ) menyentuhnya, saya tidak pernah gagal untuk menyentuh Batu Hitam baik dalam keadaan mudah maupun sulit.
Shahih oleh Al-Albani
Saya melihat Nabi (ﷺ) tawaf di Ka'bah di atas unta, menyentuh sudut (Batu Hitam) dengan tongkat bengkok dan menciumnya.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Ya'la bin Umayyah berkata: Saya melakukan tawaf bersama Umar bin al-Khattab, dan ketika ia berada di sudut yang berdekatan dengan pintu setelah (Batu Hitam), saya mengambil tangannya untuk menyentuh (s
Shahih oleh Darussalam
Dari Nafi, Abdullah berkata: "Aku tidak pernah meninggalkan menyentuh dua sudut ini sejak aku melihat Rasulullah (ﷺ) menyentuhnya, sudut Yaman dan Batu Hitam, baik dalam keadaan sulit maupun mudah."
Shahih oleh Darussalam
Jabir berkata: "Nabi (ﷺ) melakukan Raml dari (Batu Hitam) ke (Batu Hitam) sebanyak tiga (putaran), dan ia berjalan empat (putaran)."
Shahih oleh Darussalam
Saya mencium Anda sementara saya tahu bahwa Anda hanyalah sebuah batu.
Shahih oleh Al-Albani
Saya melihat Rasulullah (ﷺ) duduk di dekat batu hitam (atau di salah satu sudut Ka'bah). Dia berkata: Dia (Nabi) mengangkat pandangannya ke langit, dan tertawa, dan dia berkata: Semoga Allah melaknat orang-orang Yahudi!
Shahih oleh Darussalam
Nabi (ﷺ) melakukan Tawaf di atas kendaraannya, dan ketika sampai di sudut (Batu Hitam), ia menunjuk ke arahnya.
Shahih oleh Al-Albani
Dari Abdullah ibn Abbas رضي الله عنه, Nabi صلى الله عليه وسلم mengenakan selendang di bawah ketiak kanannya dengan ujungnya di atas bahu kirinya, lalu menyentuh sudut (Batu Hitam), kemudian mengucapkan "Allah Maha Besar"
Shahih
Rasulullah (ﷺ) melakukan Tawaf (Ka'bah) sambil menunggang unta (pada saat itu Nabi (ﷺ) mengalami cedera kaki). Setiap kali beliau sampai di Sudut (yang memiliki Batu Hitam) beliau akan menunjuk ke arahnya dengan sesuatu
Shahih oleh Al-Albani
Ibn 'Abbas berkata: Rasulullah (ﷺ) datang ke Makkah sementara demam Yathrib (Medina) telah melemahkan mereka. Maka orang-orang kafir berkata, "Orang-orang yang demamnya telah melemahkan mereka dan yang menderita kesengsa
Shahih
Dari Ibn Umar: Pada Haji terakhir (Haji Wada`) Rasulullah (ﷺ) melakukan Umrah dan Haji. Ia membawa Hadi bersamanya dari Dhul Hulaifah. Rasulullah (ﷺ) memulai dengan Ihram untuk Umrah dan Haji. Dan orang-orang pun melakuk
Shahih
Ibn Juraij berkata, "`Ata memberitahukan kepada kami bahwa ketika Ibn Hisham melarang wanita untuk melakukan Tawaf bersama pria, ia berkata kepadanya, 'Bagaimana kau melarang mereka sementara istri-istri Nabi (ﷺ) biasa m
Shahih
Seorang dari Irak berkata kepadanya untuk menanyakan kepada 'Urwa bin Zubair untuknya apakah seorang yang mengenakan Ihram untuk Haji diperbolehkan untuk melepaskannya atau tidak saat ia tawaf di sekitar Ka'bah. Dan jika
Shahih
Kemudian dia (Nabi yang Mulia) berkata: Siapa yang masuk ke rumah Abu Sufyan, dia akan aman.
Shahih
Diriwayatkan bahwa Abdullah bin Samit berkata: Abu Dharr berkata: Kami berangkat dari suku kami Ghifar yang menganggap bulan haram sebagai bulan yang diperbolehkan. Saya dan saudara saya Unais dan ibu kami tinggal bersam
Shahih
Seolah-olah aku melihatnya, seorang hitam dengan kaki yang ramping mencabut batu-batu Ka'bah satu per satu.