Shahih
Bab Menyilangkan Jari di Masjid dan Selainnya
Seorang mukmin terhadap mukmin lainnya adalah seperti bangunan, yang saling menguatkan satu sama lain.
Shahih
Seorang mukmin terhadap mukmin lainnya adalah seperti bangunan, yang saling menguatkan satu sama lain.
Shahih oleh Darussalam
Seorang mukmin bagi mukmin lainnya seperti bangunan, yang saling menguatkan satu sama lain.
Shahih
Orang beriman bagi orang beriman seperti bangunan, yang saling menguatkan satu sama lain.
Shahih
Seorang mukmin bagi mukmin yang lain adalah seperti bangunan yang saling menguatkan satu sama lain.
Shahih
Usamah berkata: Suatu ketika Nabi ﷺ berdiri di atas salah satu bangunan tinggi (di Madinah) dan berkata, "Apakah kalian melihat apa yang aku lihat? Aku melihat fitnah yang turun di antara rumah-rumah kalian seperti tetes
Shahih
Diriwayatkan dari Abu Musa: Nabi ﷺ bersabda, "Seorang mukmin terhadap mukmin yang lain seperti bangunan yang saling menguatkan." Nabi ﷺ kemudian mengaitkan jari-jarinya. (Pada saat itu) Nabi ﷺ sedang duduk dan seorang le
Shahih
Diriwayatkan dari Abu Musa: Nabi ﷺ bersabda, "Seorang mukmin terhadap mukmin yang lain seperti bangunan yang saling menguatkan." Nabi ﷺ kemudian mengaitkan jari-jarinya. (Pada saat itu) Nabi ﷺ sedang duduk dan seorang le
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Abu Musa bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: 'Orang-orang beriman itu seperti bangunan, saling menguatkan satu sama lain.' Dan beliau bersabda: 'Penyimpan yang amanah, yang memberikan apa yang diperintahkan
Shahih
Perumpamaan diriku dan para nabi (sebelumku) adalah seperti seorang yang membangun sebuah bangunan, lalu ia menyempurnakannya dan memperindahnya, sehingga orang-orang berkeliling di sekelilingnya sambil berkata: "Kami be
Shahih
Ketika Ka`bah dibangun, Nabi (ﷺ) dan Abbas pergi untuk membawa batu (untuk konstruksinya). Abbas berkata kepada Nabi, "Lepaskan kain pinggangmu dan letakkan di lehermu." (Ketika Nabi (ﷺ) melepaskannya) ia jatuh ke tanah
Shahih
Seandainya bukan karena keadaan kaummu yang baru saja keluar dari kekufuran, pasti aku akan merobohkan Ka'bah dan membangunnya kembali di atas fondasi yang dibangun oleh Ibrahim (AS), karena sesungguhnya Quraisy telah me
Shahih
Jabir berkata: Rasulullah (ﷺ) melarang agar kubur tidak diplester, tidak dijadikan tempat duduk (bagi orang), atau dibangun di atasnya.
Shahih
Teman-teman kami yang telah meninggal (pada masa Nabi) pergi (dari dunia ini) tanpa mengurangi pahala mereka karena menikmati kesenangan hidup ini.
Shahih
Saya bertanya kepada Nabi صلى الله عليه وسلم tentang dinding (dekat Ka'bah) apakah itu bagian dari Ka'bah. Nabi صلى الله عليه وسلم menjawab: "Ya." Saya bertanya: "Apa yang salah dengan mereka, mengapa mereka tidak memasu
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Abdullah bin Amr berkata: "Rasulullah (ﷺ) lewat di depan kami ketika kami sedang memperbaiki sebuah gubuk kami, dan berkata: 'Apa ini?' Saya menjawab: 'Ini adalah gubuk kami yang telah rusak.' Rasulull
Shahih
Tidakkah kamu tahu bahwa ketika kaummu (Quraish) membangun Ka'bah, mereka mengurangi dari fondasi aslinya yang diletakkan oleh Ibrahim? Saya berkata, "Wahai Rasulullah! Mengapa engkau tidak membangunnya di atas fondasi a
Shahih
Rasulullah (ﷺ) memutuskan keabsahan hak preemption dalam setiap harta bersama yang belum dibagi.
Shahih oleh Darussalam
Nabi ﷺ melarang membangun bangunan di atas kubur.
Shahih
Nabi ﷺ mengintip dari atas benteng salah satu bangunan di Madinah dan berkata: 'Apakah kalian melihat apa yang aku lihat? Sesungguhnya aku melihat tempat-tempat terjadinya fitnah di antara rumah-rumah kalian seperti temp
Shahih
Usamah bin Zaid berkata: "Nabi صلى الله عليه وسلم berdiri di atas salah satu bangunan tinggi di Madinah dan kemudian berkata (kepada orang-orang), 'Apakah kalian melihat apa yang saya lihat?' Mereka menjawab, 'Tidak.' Di