Shahih Al-Bukhari · Kitab Shalat · No. 481

Bab Menyilangkan Jari di Masjid dan Selainnya

Shahih

حَدَّثَنَا خَلاَّدُ بْنُ يَحْيَى، قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ أَبِي بُرْدَةَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بُرْدَةَ، عَنْ جَدِّهِ، عَنْ أَبِي مُوسَى، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ ‏"‏ إِنَّ الْمُؤْمِنَ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ، يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا ‏"‏‏.‏ وَشَبَّكَ أَصَابِعَهُ‏.‏

Dari Abu Musa: Nabi ﷺ bersabda, "Seorang mukmin terhadap mukmin lainnya adalah seperti bangunan, yang saling menguatkan satu sama lain." Sambil mengatakan itu, Nabi ﷺ mengaitkan tangannya dengan menyilangkan jari-jari.