Sekitar 204 hadits
bersabda: "Siapa yang tidak berniat puasa sebelum Fajr maka tidak ada
meriwayatkan bahwa: Rasulullah ﷺ bersabda: "Puasa yang paling utama setelah puasa
Nabi ﷺ ditanya - tentang puasa setiap hari. Maka dia berkata:
meriwayatkan bahwa: Nabi ﷺ bersabda: 'Puasa Hari Arafah, sesungguhnya aku berharap
صلى الله عليه وسلم berbuka puasa di Arafah, Umm Fadl mengirimkan
Ashura adalah hari yang biasa dipuasai oleh Quraish di masa Jahiliyah,
sepuluh hari di bulan Dzul-Hijjah, puasa setiap harinya setara dengan puasa
kepada Aisyah: 'Apakah Rasulullah ﷺ berpuasa tiga hari setiap bulan?' Ia
hingga tujuh ratus kali lipat. Puasa adalah untuk-Ku, dan Aku yang
dua kegembiraan bagi orang yang berpuasa: kegembiraan saat ia berbuka puasa,
'Saya bertanya kepada Aisyah tentang puasa Nabi.' Ia berkata: 'Beliau berpuasa
Anas bin Malik ditanya tentang puasa Nabi, dan ia berkata: "Ia
صلى الله عليه وسلم bersabda: "Puasa yang paling utama adalah puasa
meriwayatkan: 'Rasulullah ﷺ melarang dua puasa: Puasa pada Hari Adha dan
meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ bersabda: "Puasa di musim dingin adalah ganimah
"Bagi musafir diperbolehkan untuk berbuka puasa di rumahnya sebelum ia keluar
jika salah seorang dari mereka berpuasa dan makanan disajikan tetapi ia
bertanya kepada Rasulullah ﷺ tentang puasa, beliau berkata: 'Hingga benang putih
berkata: 'Orang-orang melihatnya, maka mereka berpuasa, dan Mu'awiyah berpuasa.' Ia berkata:
صلى الله عليه وسلم berbuka puasa sebelum melakukan shalat dengan kurma
Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.
Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.
Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.
Ya, bantu bagikanJazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.