Bab Apa yang Dikatakan tentang Keringanan dalam Berpuasa saat Bepergian
Shahih oleh Darussalam
haddatsana nashru ibnu aliyyin, haddatsana yazidu ibnu zurayin, haddatsana aljurayriyyu, h qala wahaddatsana sufyanu ibnu wakiin, haddatsana abdu alala ibnu abdi alala, ani aljurayriyyi, an abi nadhraha, an abi saidin alkhudriyyi, qala kunna nusafiru maa rasuli allahi faminna asshaimu waminna almufthiru fala yajidu almufthiru ala asshaimi wala asshaimu ala almufthiri fakanu yarawna annahu man wajada quwwahan fashama fahasanun waman wajada dhafan faafthara fahasanun. qala abu isa hadza haditsun hasanun shahihun.
Abu Sa'id Al-Khudri berkata: "Kami bepergian bersama Rasulullah. Sebagian dari kami ada yang berpuasa dan sebagian lagi berbuka. Orang yang berbuka tidak mengganggu orang yang berpuasa, dan orang yang berpuasa tidak mengganggu orang yang berbuka. Mereka melihat bahwa siapa pun yang memiliki kekuatan untuk berpuasa maka itu baik, dan siapa pun yang lemah, maka berbuka adalah lebih baik." Abu 'Isa berkata: "Ini adalah hadits yang baik dan sahih."