Shahih
Bab
Permulaan wahyu Ilahi kepada Rasulullah ﷺ adalah dalam bentuk mimpi baik yang menjadi nyata seperti terang benderang, kemudian cinta untuk menyendiri diberikan kepadanya. Dia biasa menyendiri di gua Hira di mana dia beri
Temukan 10 hadits yang mengisahkan bagaimana Nabi menerima wahyu, bikin imanmu makin mantap.
Shahih
Permulaan wahyu Ilahi kepada Rasulullah ﷺ adalah dalam bentuk mimpi baik yang menjadi nyata seperti terang benderang, kemudian cinta untuk menyendiri diberikan kepadanya. Dia biasa menyendiri di gua Hira di mana dia beri
Shahih
Permulaan wahyu kepada Rasulullah ﷺ adalah dalam bentuk mimpi yang benar saat tidur, karena ia tidak pernah melihat mimpi kecuali mimpi itu datang seperti cahaya fajar.
Shahih
Diriwayatkan dari Aisyah: Permulaan wahyu Ilahi kepada Rasulullah ﷺ adalah dalam bentuk mimpi yang benar. Malaikat datang kepadanya dan berkata, "Bacalah! Dalam nama Tuhanmu yang telah menciptakan (segala sesuatu), telah
Shahih
Diriwayatkan dari Aisyah: Permulaan wahyu Ilahi kepada Rasulullah ﷺ adalah dalam bentuk mimpi yang benar. Malaikat datang kepadanya dan berkata, "Bacalah, dengan nama Tuhanmu yang telah menciptakan (segala sesuatu), tela
Shahih
Aisyah r.a. menjelaskan bahwa wahyu pertama datang melalui mimpi yang benar, kemudian malaikat Jibril menemui Nabi ﷺ di Gua Hira dan memerintahkan beliau membaca. Khadijah menenangkan beliau dan membawanya ke Waraqah bin
Shahih
Ketika saya sedang berjalan, saya mendengar suara dari langit, dan ketika saya mengangkat kepala, saya melihat malaikat yang datang kepada saya di Hira', duduk di atas kursi antara langit dan bumi.
Shahih
Aisyah, istri Rasulullah ﷺ, melaporkan: Yang pertama kali yang dimulai dengan wahyu kepada Rasulullah ﷺ adalah mimpi yang benar di dalam tidur. Dan beliau tidak melihat mimpi kecuali datang seperti cahaya fajar yang tera
Shahih
(Ibu para mukmin) Al-Harith bin Hisham bertanya kepada Rasulullah ﷺ, "Wahai Rasulullah! Bagaimana wahyu diturunkan kepadamu?" Rasulullah ﷺ menjawab, "Kadang-kadang wahyu datang kepadaku seperti bunyi lonceng, dan itu ada
Shahih
Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah bahwa ia mendengar Nabi ﷺ berkata, "Wahyu Ilahi tertunda untuk waktu yang singkat, tetapi tiba-tiba, ketika saya sedang berjalan, saya mendengar suara dari langit, dan ketika saya mel
Shahih
Diriwayatkan dari Aisyah: Al Harith bin Hisham bertanya kepada Nabi, "Bagaimana wahyu datang kepadamu?" Beliau menjawab, "Dalam semua cara ini: Kadang-kadang Malaikat datang kepadaku dengan suara yang menyerupai suara lo
Shahih
Diriwayatkan dari Abu 'Is-haq-Ash-Shaibani: Saya bertanya kepada Zir bin Hubaish mengenai pernyataan Allah: 'Dan berada pada jarak dua busur panah atau lebih dekat lagi; Maka Allah menyampaikan wahyu kepada hamba-Nya (Ga
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan Abdullah: "Saya berjalan bersama Nabi ﷺ di sebuah kebun di Madinah, dan ketika beliau bersandar pada sebatang daun palma, sekelompok orang Yahudi lewat. Beberapa dari mereka berkata, 'Kita harus bertanya kep
Shahih
Sesungguhnya amal itu tergantung pada niat, dan setiap orang akan mendapatkan balasan sesuai dengan apa yang ia niatkan. Maka barangsiapa yang hijrahnya untuk mendapatkan keuntungan duniawi atau untuk seorang wanita yang
Shahih
Rasulullah ﷺ adalah orang yang paling dermawan di antara semua orang.
Shahih
Diriwayatkan dari Aisyah: Bahwa Nabi ﷺ suka memulai dari sisi kanan saat mengenakan sepatu, menyisir rambut, dan membersihkan atau mencuci dirinya serta dalam segala hal lainnya.
Shahih oleh Darussalam
Kita akan memulai dengan apa yang dimulai Allah.
Shahih oleh Darussalam
Al-Baida yang mereka bohongi mengenai Rasulullah. Demi Allah! Rasulullah ﷺ tidak memulai Talbiyah kecuali dari dekat Masjid, dari dekat pohon.
Shahih oleh Darussalam
Ketika Nabi ﷺ bangun di malam hari untuk shalat Tahajjud, beliau berkata: Allahumma, lakal-hamdu anta nurus-samawati wal-ardi wa man fihinna wa lakal-hamdu anta qayyamus-samawati wal ardi wa man fihinna wa lakal-hamdu, a
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Abu Huraira bahwa Nabi ﷺ biasa memulai bacaannya dengan 'Segala puji dan syukur bagi Allah, Tuhan semesta alam' (Al-hamdu Lillahi Rabbil-‘Alamin), 1:2
Shahih
Aisyah berkata: 'Nabi (ﷺ) biasa memulai segala sesuatu dari kanan (untuk hal-hal yang baik) jika memungkinkan dalam semua urusannya; misalnya: dalam berwudhu, menyisir, atau memakai sepatu.'