Bab Jika Salah Seorang di Antara Kalian Mengucapkan Amin, dan Para Malaikat di Langit, Maka Sesuatu di Antara Keduanya Sepakat, Diampuni Baginya Apa yang Telah Lalu dari Dosanya
Shahih
haddatsana abdu allahi ibnu yusufa, akhbarana allaytsu, qala haddatsani uqaylun, ani abni syihabin, qala samitu aba salamaha, qala akhbarani jabiru ibnu abdi allahi rdh allah nhm annahu samia annabiyya yaqulu " tsumma fatara anni alwahu fatrahan, fabayna ana amsyi samitu shawtan mina assamai, farafatu bashari qibala assamai faidza almalaku adzi jaani bihirain qaidun ala kursiyyin bayna assamai waalardhi, fajuitstu minhu hatta hawaytu ila alardhi, fajitu ahli faqultu zammiluni zammiluni. faanzala allahu taala ya ayyuha almuddattsiru ila fahjur ". qala abu salamaha waarrijzu alawtsanu.
Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah bahwa ia mendengar Nabi ﷺ berkata, "Wahyu Ilahi tertunda untuk waktu yang singkat, tetapi tiba-tiba, ketika saya sedang berjalan, saya mendengar suara dari langit, dan ketika saya melihat ke atas, saya terkejut, saya melihat malaikat yang datang kepada saya di Gua Hira, dan dia duduk di atas kursi antara langit dan bumi. Saya sangat ketakutan sehingga saya jatuh ke tanah dan datang kepada keluarga saya dan berkata (kepada mereka), 'Selimuti saya! (dengan selimut), selimuti saya!' Kemudian Allah mengirimkan Wahyu: "Wahai, yang terbungkus! (Bangkitlah dan beri peringatan! Dan Tuhanmu agungkan dan jaga pakaianmu, dan tinggalkan berhala." (74.1-5)