Bab Pembicaraan dalam Shalat
أَخْبَرَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ، قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ، قَالَ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبِي خَالِدٍ، قَالَ حَدَّثَنِي الْحَارِثُ بْنُ شُبَيْلٍ، عَنْ أَبِي عَمْرٍو الشَّيْبَانِيِّ، عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ، قَالَ كَانَ الرَّجُلُ يُكَلِّمُ صَاحِبَهُ فِي الصَّلاَةِ بِالْحَاجَةِ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم حَتَّى نَزَلَتْ هَذِهِ الآيَةُ { حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلاَةِ الْوُسْطَى وَقُومُوا لِلَّهِ قَانِتِينَ } فَأُمِرْنَا بِالسُّكُوتِ .
Telah menceritakan kepada kami Ismail bin Mas'ud, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Said, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Ismail bin Abi Khalid, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Al-Harith bin Shubail, dari Abu Amr Al-Syaibani, dari Zaid bin Arqam, dia berkata: "Dahulu seorang lelaki berbicara dengan temannya dalam shalat tentang hal-hal yang perlu pada masa Rasulullah ﷺ, hingga turun ayat ini: "Jagalah dengan baik (shalat yang lima waktu) terutama shalat yang tengah (yaitu shalat 'Ashar). Dan berdirilah di hadapan Allah dengan khusyuk (dan jangan berbicara dengan orang lain dalam shalat), maka kami diperintahkan untuk diam."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
