Shahih
Bab Perkataan-Nya {وَلَوْلاَ فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ لَمَسَّكُمْ فِيمَا أَفَضْتُمْ فِيهِ عَذَابٌ عَظِيمٌ}
Diriwayatkan dari Um Ruman: Ibu Aisyah, ketika Aisyah dituduh, ia jatuh pingsan.
Shahih
Diriwayatkan dari Um Ruman: Ibu Aisyah, ketika Aisyah dituduh, ia jatuh pingsan.
Shahih
Diriwayatkan dari Masruq bin Al-Ajdah, Um Ruman, ibu `Aisyah berkata bahwa ketika `Aisyah dan dia sedang duduk, seorang wanita dari Anshar datang dan berkata, "Semoga Allah menyakiti si Fulan!" Um Ruman bertanya, "Apa ya
Shahih
Aisyah berkata: "Nabi (ﷺ) menikahiku ketika aku berusia enam tahun. Kami datang ke Madinah dan tinggal di rumah Bani Al-Harith bin Khazraj. Kemudian aku sakit dan rambutku rontok. Setelah itu rambutku tumbuh kembali dan
Shahih
Aisyah berkata, 'Cerita apa?' Wanita itu kemudian memberitahunya cerita tersebut. Aisyah bertanya, 'Apakah Abu Bakar dan Rasulullah (ﷺ) sudah mendengar tentang ini?' Dia menjawab, 'Ya.' Aisyah pingsan (setelah mendengar
Shahih
Perumpamaan saya dan perumpamaan kalian adalah seperti Ya'qub dan anak-anaknya.
Shahih
Nabi (ﷺ) shalat di rumah Um Sulaim; dan saya, bersama seorang yatim, berdiri di belakangnya sementara Um Sulaim (berdiri) di belakang kami.
Shahih
Diriwayatkan dari Anas: Nabi (ﷺ) shalat di rumah Um Sulaim; dan saya, bersama seorang yatim, berdiri di belakangnya sementara Um Sulaim (berdiri) di belakang kami.
Shahih
Saya melihat Rasulullah (ﷺ) shalat dalam satu pakaian dengan menyampirkan di atasnya di rumah Um-Salamah.
Shahih
Aku merasa kasihan kepadanya, saudaranya terbunuh bersamaku.
Shahih
dan beliau telah meletakkan ujungnya di atas kedua bahunya.
Shahih
Jangan menyusahkan saya dengan menyakiti Aisyah, karena demi Allah, wahyu tidak pernah turun kepada saya saat saya berada di bawah selimut wanita mana pun di antara kalian kecuali dia.
Shahih
Sesungguhnya setan mengalir dalam diri manusia seperti aliran darah.
Shahih
Orang-orang yang berperilaku seperti ini tidak boleh masuk ke rumah kalian.
Shahih
None informed us that he saw the Prophet (ﷺ) offering the Duha (i.e. forenoon) prayer, except Um Hani who mentioned that the Prophet (ﷺ) took a bath in her house on the day of the Conquest (of Mecca) and then offered an
Shahih
The Prophet (ﷺ) took an oath that he would not enter upon some of his wives for one month. But when twenty nine days had elapsed, he went to them in the morning or evening. It was said to him, "O Allah's Prophet! You had
Shahih
Saya dan seorang yatim shalat di rumah kami di belakang Nabi (ﷺ) dan ibu saya (Um Sulaim) berdiri di belakang kami.
Shahih
Diriwayatkan dari Anas bin Malik: Um Haram berkata, "Suatu ketika Nabi (ﷺ) tidur di rumahku dekat denganku dan bangun dengan tersenyum. Aku bertanya, 'Apa yang membuatmu tersenyum?' Dia menjawab, 'Sebagian pengikutku yan
Shahih
Diriwayatkan dari Abdur Rahman bin Abi Laila: Hanya Um Hani yang menceritakan kepada saya bahwa dia telah melihat Nabi ﷺ melakukan shalat Dhuha. Dia berkata, "Pada hari pembebasan Mekkah, Nabi ﷺ masuk ke rumahku, mandi,
Shahih
Dari Anas bin Malik, Um Haram berkata, "Suatu ketika Nabi ﷺ tidur di rumahku dekatku dan bangun dengan tersenyum. Aku bertanya, 'Apa yang membuatmu tersenyum?' Beliau menjawab, 'Beberapa pengikutku yang (dalam mimpi) dip
Shahih
Ketika ayat: 'Tidak sama orang-orang beriman yang duduk (di rumah)', (4.95) diturunkan, Nabi berkata, 'Panggil si Fulan.'