Bab Kisah Fitnah
Shahih
haddatsana musa ibnu ismaila, haddatsana abu awanaha, an hushaynin, an abi wailin, qala haddatsani masruqu ibnu alajdai, qala haddatsatni ummu rumana waha ummu aisyaha rdh allah nh qalat bayna ana qaidahun ana waaisyahu idz walajati amraahun mina alanshari faqalat faala allahu bifulanin wafaala. faqalat ummu rumana wama dzaka qalat abni fiman haddatsa alhaditsa. qalat wama dzaka qalat kadza wakadza. qalat aisyahu samia rasulu allahi qalat naam. qalat waabu bakrin qalat naam. fakharrat maghsyiyyan alayha, fama afaqat ila waalayha humma ibinafidhin, fatharahtu alayha tsiyabaha faghatthaytuha. fajaa annabiyyu faqala " ma syanu hadzihi ". qultu ya rasula allahi akhadzatha alhumma ibinafidhin. qala " falaalla fi haditsin tuhudditsa bihi ". qalat naam. faqaadat aisyahu faqalat waallahi lain halaftu la tushaddiquni, walain qultu la tadziruni, matsali wamatsalukum kayaquba wabanihi, waallahu almustaanu ala ma tashifuna, qalat wansharafa walam yaqul syayan, faanzala allahu udzraha qalat bihamdi allahi la bihamdi ahadin wala bihamdika.
Diriwayatkan dari Masruq bin Al-Ajdah, Um Ruman, ibu `Aisyah berkata bahwa ketika `Aisyah dan dia sedang duduk, seorang wanita dari Anshar datang dan berkata, "Semoga Allah menyakiti si Fulan!" Um Ruman bertanya, "Apa yang terjadi?" Dia menjawab, "Anakku termasuk di antara mereka yang membicarakan kisah (fitnah) itu." Um Ruman bertanya, "Apa itu?" Dia menjawab, "Begini dan begitu...." Lalu `Aisyah bertanya, "Apakah Rasulullah ﷺ mendengar tentang itu?" Dia menjawab, "Ya." `Aisyah melanjutkan, "Dan Abu Bakar juga?" Dia menjawab, "Ya." Kemudian `Aisyah pingsan, dan ketika dia sadar, dia mengalami demam dengan menggigil. Aku menutupi dia dengan pakaiannya. Nabi ﷺ datang dan bertanya, "Apa yang terjadi dengan (wanita) ini?" Um Ruman menjawab, "Wahai Rasulullah! Dia (yaitu `Aisyah) mengalami demam dengan menggigil." Dia berkata, "Mungkin itu karena kisah yang telah dibicarakan?" Dia menjawab, "Ya." `Aisyah duduk dan berkata, "Demi Allah, jika aku bersumpah (bahwa aku tidak bersalah), kalian tidak akan mempercayaiku, dan jika aku berkata (bahwa aku tidak bersalah), kalian tidak akan memaafkanku. Perumpamaanku dan perumpamaan kalian seperti Yakub dan anak-anaknya (seperti yang dikatakan Yakub): 'Hanya kepada Allah (saja) aku memohon pertolongan terhadap apa yang kalian katakan.'" Um Ruman berkata, "Kemudian Nabi ﷺ pergi tanpa mengatakan apa-apa. Lalu Allah menurunkan pembelaan untuknya. `Aisyah berkata (kepada Nabi), "Aku hanya bersyukur kepada Allah; tidak bersyukur kepada siapa pun selain-Nya dan tidak juga kepadamu."