Shahih oleh Darussalam
Musnad Umar bin Khattab
Orang yang diratapi akan disiksa.
Shahih oleh Darussalam
Orang yang diratapi akan disiksa.
Shahih
Ini adalah rahmat yang Allah letakkan di dalam hati hamba-hamba-Nya, dan sesungguhnya Allah hanya memberi rahmat kepada hamba-hamba-Nya yang penyayang.
Shahih
Barang siapa yang diratapi, maka ia akan disiksa karena ratapan itu pada Hari Kiamat.
Shahih oleh Darussalam
Dia berkata: 'Bukan termasuk kami orang yang mengeraskan suaranya dalam meratapi, mencukur kepalanya, atau mengoyak pakaiannya.'
Shahih oleh Darussalam
Mayit akan disiksa karena ratapan keluarganya untuknya.
Shahih
Mayit disiksa di dalam kuburnya karena ratapan yang dilakukan atasnya.
Shahih oleh Darussalam
Orang yang sudah meninggal akan disiksa di dalam kuburnya karena ratapan yang dilakukan atasnya.
Shahih
Mayit akan diazab karena tangisan sebagian keluarganya jika ada ratapan dari sunnahnya.
Shahih
Dari Abu Burda, bahwa ayahnya berkata, "Ketika `Umar ditusuk, Suhaib mulai menangis: Wahai saudaraku! `Umar berkata, 'Tidakkah kau tahu bahwa Nabi (ﷺ) bersabda: 'Mayit disiksa karena tangisan orang yang hidup'?"
Shahih
'Abdullah b. Abu Mulaika melaporkan: Saya sedang duduk di samping Ibn 'Umar, dan kami sedang menunggu jenazah Umm Aban, putri 'Uthman, dan di sana juga ada 'Amr b. 'Uthman. Sementara itu, datanglah Ibn 'Abbas yang dipimp
Shahih
bahwa kami tidak akan meratapi.
Shahih oleh Darussalam
Sesungguhnya orang yang telah meninggal akan disiksa karena tangisan orang yang hidup untuknya.
Shahih oleh Darussalam
Aku bebas dari orang yang mencukur kepalanya, merobek pakaiannya, atau mengangkat suaranya dalam ratapan.
Shahih oleh Darussalam
Dari Umm 'Abdullah, istri Abu Musa, bahwa Abu Musa berkata: "Rasulullah (ﷺ) bersabda: 'Bukan termasuk golongan kami orang yang mencukur kepalanya, meninggikan suaranya dalam ratapan, atau merobek pakaiannya.'"
Shahih oleh Darussalam
Dia berkata: 'Rasulullah (ﷺ) melaknat orang yang mencukur kepalanya, mengangkat suaranya dalam ratapan, atau merobek pakaiannya.'
Shahih
Orang yang mati disiksa di dalam kuburnya karena tangisan dan ratapan keluarganya. Mendengar itu, Aisyah berkata, "Tetapi Rasulullah (ﷺ) bersabda, 'Orang yang mati disiksa karena kesalahan dan dosanya, sedangkan keluarga
Shahih
Tetapi Allah's Messenger (ﷺ) berkata, 'Orang yang sudah meninggal disiksa karena kesalahan dan dosanya, sementara keluarganya menangisinya.'
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Umar bahwa Nabi ﷺ bersabda: "Mayit disiksa di dalam kuburnya karena ratapan atasnya."
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Umar bahwa Nabi SAW bersabda: "Orang yang sudah meninggal akan disiksa di dalam kuburnya karena ratapan untuknya."
Shahih oleh Darussalam
Orang yang telah meninggal disiksa di dalam kuburnya karena diratapi.