Bab Pembunuhan Abu Jahal
حَدَّثَنِي عُبَيْدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ، حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ، عَنْ هِشَامٍ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ ذُكِرَ عِنْدَ عَائِشَةَ ـ رضى الله عنها ـ أَنَّ ابْنَ عُمَرَ رَفَعَ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم " إِنَّ الْمَيِّتَ يُعَذَّبُ فِي قَبْرِهِ بِبُكَاءِ أَهْلِهِ ". فَقَالَتْ إِنَّمَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " إِنَّهُ لَيُعَذَّبُ بِخَطِيئَتِهِ وَذَنْبِهِ، وَإِنَّ أَهْلَهُ لَيَبْكُونَ عَلَيْهِ الآنَ ". قَالَتْ وَذَاكَ مِثْلُ قَوْلِهِ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَامَ عَلَى الْقَلِيبِ وَفِيهِ قَتْلَى بَدْرٍ مِنَ الْمُشْرِكِينَ، فَقَالَ لَهُمْ مَا قَالَ إِنَّهُمْ لَيَسْمَعُونَ مَا أَقُولُ. إِنَّمَا قَالَ " إِنَّهُمُ الآنَ لَيَعْلَمُونَ أَنَّ مَا كُنْتُ أَقُولُ لَهُمْ حَقٌّ ". ثُمَّ قَرَأَتْ {إِنَّكَ لاَ تُسْمِعُ الْمَوْتَى} {وَمَا أَنْتَ بِمُسْمِعٍ مَنْ فِي الْقُبُورِ} تَقُولُ حِينَ تَبَوَّءُوا مَقَاعِدَهُمْ مِنَ النَّارِ.
Diceritakan dari ayah Hisham: Dikatakan di hadapan Aisyah bahwa Ibn Umar menyampaikan pernyataan berikut kepada Nabi (ﷺ) "Sesungguhnya orang yang sudah meninggal akan disiksa di dalam kuburnya karena tangisan dan ratapan keluarganya." Mendengar itu, Aisyah berkata, "Tetapi Rasulullah (ﷺ) bersabda, 'Orang yang sudah meninggal disiksa karena kesalahan dan dosanya, sementara keluarganya menangisinya.'" Dia menambahkan, "Dan ini mirip dengan pernyataan Rasulullah (ﷺ) ketika beliau berdiri di tepi sumur yang berisi mayat-mayat orang-orang kafir yang dibunuh di Badr, 'Mereka mendengar apa yang saya katakan.' Dia menambahkan, 'Tetapi beliau berkata, sekarang mereka sangat tahu bahwa apa yang saya katakan kepada mereka adalah kebenaran.'" Aisyah kemudian membaca: 'Engkau tidak dapat membuat orang mati mendengar.' (30.52) dan 'Engkau tidak dapat membuat orang yang ada di dalam kubur mendengar.' (35.22) yaitu, ketika mereka telah mengambil tempat mereka di (neraka).
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
