Shahih Al-Bukhari · Kitab Jenazah · No. 1292

Bab Apa yang Dilarang dari Meratap atas Mayit

Shahih

حَدَّثَنَا عَبْدَانُ، قَالَ أَخْبَرَنِي أَبِي، عَنْ شُعْبَةَ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، عَنْ أَبِيهِ ـ رضى الله عنهما ـ عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ ‏"‏ الْمَيِّتُ يُعَذَّبُ فِي قَبْرِهِ بِمَا نِيحَ عَلَيْهِ ‏"‏‏.‏ تَابَعَهُ عَبْدُ الأَعْلَى حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ‏.‏ وَقَالَ آدَمُ عَنْ شُعْبَةَ ‏"‏ الْمَيِّتُ يُعَذَّبُ بِبُكَاءِ الْحَىِّ عَلَيْهِ ‏"‏‏.‏

Telah menceritakan kepada kami Abdan, ia berkata: "Telah mengabarkan kepadaku ayahku, dari Shu'bah, dari Qatadah, dari Sa'id bin Al-Musayyib, dari Ibn Umar, dari ayahnya - semoga Allah meridhoi keduanya - dari Nabi ﷺ beliau bersabda: "Mayit disiksa di dalam kuburnya karena ratapan yang dilakukan atasnya." Abdul A'la mengikuti, telah menceritakan kepada kami Yazid bin Zurai' telah menceritakan kepada kami Sa'id telah menceritakan kepada kami Qatadah. Dan Adam berkata dari Shu'bah: "Mayit disiksa karena tangisan orang yang hidup atasnya."