Shahih
Bab Apakah Penduduk Kota Boleh Menjual Barang Penduduk Badui Tanpa Upah dan Apakah Ia Membantunya atau Menasihatinya
Janganlah kalian menyambut rombongan (pedagang) dan janganlah penduduk kota menjual barang penduduk badui.
Shahih
Janganlah kalian menyambut rombongan (pedagang) dan janganlah penduduk kota menjual barang penduduk badui.
Shahih oleh Darussalam
“Kesaksian seorang Badui terhadap penduduk desa tidaklah sah.”
Shahih oleh Al-Albani
Kesaksian seorang Badui terhadap seorang penduduk kota tidak diperbolehkan.
Shahih oleh Darussalam
Tidak boleh penduduk kota menjual untuk badui, biarkanlah orang-orang; Allah memberikan rezeki kepada sebagian mereka melalui sebagian yang lain.
Shahih oleh Darussalam
A city-dweller should not sell for a Bedouin.
Shahih oleh Darussalam
Seorang penduduk kota tidak boleh menjual untuk seorang Badui.
Shahih
Rasulullah صلى الله عليه وسلم melarang untuk menyambut para pengembara, dan tidak boleh seorang penduduk kota menjual untuk seorang badui.
Shahih oleh Al-Albani
Rasulullah (ﷺ) melarang seorang penduduk kota untuk menjual bagi seorang dari pedalaman.
Shahih
Orang-orang Yaman telah datang kepada kalian dan mereka lebih lembut hati dan lembut jiwa. Iman itu dari Yaman dan hikmah itu juga dari Yaman, sedangkan kesombongan dan kebanggaan adalah sifat pemilik unta, dan ketentera
Shahih
Nabi (ﷺ) bersabda, "Tidak boleh penduduk kota menjual untuk badui. Janganlah kalian melakukan Najsh (yaitu jangan menawarkan harga tinggi untuk barang yang tidak ingin kalian beli, untuk menipu orang). Tidak boleh seoran
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: 'Janganlah kalian melakukan praktik penipuan harga, seorang penduduk tidak boleh menjual untuk seorang Badui, seorang lelaki tidak boleh menawarkan lebih untu
Shahih
Telah menceritakan kepada kami Musa bin Ismail, telah menceritakan kepada kami Hammam, dari Ishaq bin Abdullah bin Abu Talhah, ia berkata: Telah menceritakan kepada saya Anas, bahwa Nabi صلى الله عليه وسلم mengutus paman
Shahih oleh Darussalam
Beliau bersabda: 'Hendaklah kamu meninggalkan apa yang dibenci oleh Tuhanmu, Yang Maha Perkasa dan Maha Agung.' Beliau bersabda: 'Hijrah itu ada dua jenis, hijrah penduduk kota dan hijrah penduduk padang pasir. Adapun pe
Nabi ﷺ melarang penduduk kota untuk menjual kepada penduduk desa, meskipun dia adalah ayah atau saudaranya.
Barangsiapa yang terbunuh karena kesalahan, maka diyatnya berupa unta adalah tiga puluh Bint Makhad (unta betina berumur satu tahun), tiga puluh Bint Labun (unta betina berumur dua tahun), tiga puluh Hiqqah (unta betina
Rasulullah (ﷺ) melarang penduduk kota untuk menjual bagi orang Badui.