Shahih
Bab Tanda-Tanda Munafik
Tanda-tanda seorang munafik ada tiga: 1. Setiap kali dia berbicara, dia berbohong. 2. Setiap kali dia berjanji, dia selalu mengingkari (janji-nya). 3. Jika kamu mempercayainya, dia terbukti tidak jujur.
Shahih
Tanda-tanda seorang munafik ada tiga: 1. Setiap kali dia berbicara, dia berbohong. 2. Setiap kali dia berjanji, dia selalu mengingkari (janji-nya). 3. Jika kamu mempercayainya, dia terbukti tidak jujur.
Shahih
Barangsiapa memiliki empat (karakteristik) berikut, maka ia adalah munafik yang murni, dan barangsiapa memiliki salah satu dari empat karakteristik berikut, maka ia memiliki satu karakteristik dari kemunafikan hingga ia
Shahih
Tanda-tanda seorang munafik ada tiga: jika dia berbicara, dia berdusta; jika dia berjanji, dia ingkar; dan jika dia dipercaya, dia berkhianat.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Salim, dari ayahnya, bahwa: Dia mendengar Nabi (ﷺ), ketika beliau mengangkat kepalanya dalam rakaat terakhir shalat subuh, berkata: "Ya Allah, laknat si fulan dan si fulan," berdoa untuk beberapa orang
Shahih
Siapa yang memiliki (empat) karakter berikut ini, maka dia adalah seorang munafik, dan siapa yang memiliki salah satu dari empat karakter berikut ini, maka dia memiliki satu karakter dari kemunafikan sampai dia meninggal
Shahih oleh Darussalam
Abu Utsman meriwayatkan dari Hanzhalah Al-Usaidi – dan dia adalah salah satu penulis Rasulullah (s.a.w) – bahwa dia lewat di dekat Abu Bakr ketika dia menangis, maka Abu Bakr berkata kepadanya: "Apa yang terjadi padamu,
Shahih oleh Darussalam
Tanda seorang munafik ada tiga: jika ia berbicara ia berdusta, dan jika ia berjanji ia mengingkari, dan jika ia dipercaya ia berkhianat.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Abdullah bin Amr bahwa Nabi (ﷺ) bersabda: Ada empat perkara yang siapa pun yang memilikinya, maka dia adalah seorang munafik, dan siapa pun yang memiliki satu sifat di antara mereka, maka dia memiliki s
Shahih
Tanda-tanda seorang munafik ada tiga: setiap kali ia berbicara, ia berdusta, setiap kali ia dipercaya, ia berkhianat, setiap kali ia berjanji, ia ingkar.
Shahih
Tanda-tanda seorang munafik ada tiga: Jika ia berbicara ia berdusta; jika ia dipercayakan ia berkhianat; dan jika ia berjanji ia ingkar.
Shahih oleh Darussalam
Maka apa yang terjadi denganmu sehingga kamu terpecah menjadi dua golongan tentang orang-orang munafik?
Shahih
Narrated `Abdullah bin `Amr: Allah's Messenger (ﷺ) said, "Whoever has (the following) four characteristics will be a pure hypocrite: "If he speaks, he tells a lie; if he gives a promise, he breaks it, if he makes a coven
Shahih oleh Darussalam
Maka saya menyampaikan hal itu kepada paman saya, kemudian paman saya menyampaikannya kepada Nabi. Maka Nabi (ﷺ) memanggil saya untuk menceritakannya. Kemudian Rasulullah (ﷺ) mengirim utusan kepada Abdullah bin Ubayy dan
Shahih oleh Al-Albani
Empat karakteristik, siapa yang memilikinya, maka dia adalah munafik yang sejati.
Shahih oleh Al-Albani
Janganlah kalian mengatakan kepada orang munafik 'Tuan', karena jika dia adalah seorang tuan, maka kalian telah membuat Tuhan kalian marah.
Shahih oleh Darussalam
Ada empat (sifat), siapa yang memilikinya adalah seorang munafik dan siapa yang memiliki salah satu dari sifat tersebut, maka ia memiliki salah satu sifat kemunafikan, sampai ia meninggalkannya: Ketika ia berbicara, ia b
Shahih oleh Darussalam
Tanda-tanda munafik ada tiga: Jika dia berbicara, dia berbohong; jika dia berjanji, dia mengingkari; dan jika dia dipercayakan sesuatu, dia mengkhianati (amanah itu).
Shahih oleh Darussalam
Perumpamaan orang munafik adalah seperti seekor domba yang ragu antara dua kawanan, kadang mengikuti satu, dan kadang mengikuti yang lain, tidak tahu yang mana yang harus diikuti.
Shahih
Pada masa Rasulullah, beberapa orang di antara kaum munafik biasa tertinggal ketika Rasulullah (ﷺ) pergi berperang dan mereka merasa senang tinggal di rumah. Ketika Rasulullah (ﷺ) kembali (dari peperangan), mereka mengaj
Shahih
Maka apa yang terjadi dengan kalian sehingga kalian terpecah menjadi dua kelompok tentang orang-orang munafik? Beberapa sahabat Nabi (ﷺ) kembali dari perang Uhud (yaitu menolak untuk bertempur) di mana orang-orang Muslim