Shahih oleh Darussalam
Musnad Umar bin Khattab
Rasulullah (ﷺ) melarang (membuat nabeedh dalam) kendi tanah, labu, dan kendi yang dilapisi.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) melarang (membuat nabeedh dalam) kendi tanah, labu, dan kendi yang dilapisi.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) melarang nabidh yang dibuat dalam kendi tanah hijau. Aku bertanya: 'Bagaimana dengan yang putih?' Ia menjawab: 'Aku tidak tahu.'
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) melarang nabeedh yang dibuat dalam kendi tanah dan labu.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) melarang merendam (buah-buahan) dalam kendi tanah liat.
Shahih oleh Darussalam
Kami bertanya kepada Ibn 'Umar tentang Nabidh yang dibuat dalam kendi tanah dan dia berkata: 'Rasulullah (ﷺ) melarang itu.' Maka saya pergi kepada Ibn 'Abbas dan berkata kepadanya: 'Hari ini saya mendengar sesuatu yang m
Shahih oleh Darussalam
Saya berada bersama Ibn 'Umar ketika dia ditanya tentang Nabidh yang dibuat dalam kendi tanah. Dia berkata: 'Rasulullah (ﷺ) melarangnya.' Saya merasa kesulitan ketika mendengarnya, maka saya pergi kepada Ibn 'Abbas dan b
Shahih oleh Darussalam
Nabi (ﷺ) memberikan keringanan yang membolehkan penggunaan kendi tanah liat yang tidak dilapisi ter.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) melarang Al-Hantam.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Abu Hamzah berkata: "Saya biasa menerjemahkan antara Ibn 'Abbas dan orang-orang. Seorang wanita datang kepadanya dan bertanya tentang nabidh yang dibuat dalam kendi tanah, dan dia melarangnya. Saya ber
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) melarang nabeedh yang dibuat dalam kendi tanah dan labu, dan beliau berkata: Siapa yang ingin menganggap haram apa yang diharamkan Allah, maka anggaplah nabeedh sebagai haram.
Shahih
Seorang lelaki membeli sebidang tanah dari lelaki lain, dan pembeli menemukan sebuah kendi tanah yang berisi emas di tanah tersebut.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Tawus berkata: "Seorang lelaki berkata kepada Ibn 'Umar: 'Apakah Rasulullah (ﷺ) melarang merendam (buah-buahan) dalam kendi tanah?' Ia menjawab: 'Ya.' Tawus berkata: 'Demi Allah, aku mendengar itu dari
Shahih
Ketika Nabi ﷺ melarang penggunaan wadah tertentu, seseorang berkata kepada Nabi ﷺ: 'Tetapi tidak semua orang dapat menemukan kulit (wadah).' Maka beliau mengizinkan mereka untuk menggunakan kendi tanah liat yang tidak di
Shahih oleh Darussalam
Karena ini adalah minuman bagi orang yang tidak percaya kepada Allah dan Hari Akhir.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) melarang penggunaan kendi tanah liat, labu, dan wadah Muzaffat.
Shahih oleh Darussalam
Saya bertanya kepada Al-Hasan tentang Nabidh yang dibuat dalam kendi tanah - apakah itu haram? Dia berkata: '(Itu) haram. Seseorang yang tidak berbohong telah menceritakan kepada kami bahwa Rasulullah (ﷺ) melarang Nabidh
Shahih oleh Darussalam
Dia berkata: 'Rasulullah (ﷺ) melarang Al-Hantam, yang kalian sebut sebagai kendi tanah. Dan dia melarang Ad-Dubba' yang kalian sebut sebagai labu. Dan dia melarang An-Naqir, yaitu batang pohon kurma yang dilubangi. Dan d
Shahih oleh Darussalam
Abu Hamzah Nasr berkata: "Saya berkata kepada Ibn 'Abbas bahwa nenek saya membuat Nabidh dalam sebuah kendi tanah liat dan itu manis. Jika saya meminumnya banyak dan duduk bersama orang-orang, saya khawatir mereka akan m
Shahih oleh Darussalam
`Abd Khair berkata: Saya melihat `Ali (رضي الله عنه) ketika sebuah kursi dibawa kepadanya dan ia duduk di atasnya, kemudian sebuah kendi tanah - Hajjaj berkata: sebuah wadah batu - air dibawa kepadanya. Ia mencuci tangan
Shahih oleh Al-Albani
Nabi صلى الله عليه وسلم berkata kepada Hadrami: 'Apakah kamu memiliki bukti?' Dia menjawab: 'Tidak.' Nabi صلى الله عليه وسلم berkata: 'Maka dia akan bersumpah untukmu.'