Shahih oleh Al-Albani
Bab Adzan untuk Orang Buta
Ibn Umm Maktum adalah mu'adzin Rasulullah (Semoga keselamatan tercurah kepadanya) dan dia buta.
Shahih oleh Al-Albani
Ibn Umm Maktum adalah mu'adzin Rasulullah (Semoga keselamatan tercurah kepadanya) dan dia buta.
Shahih
Ibn Umm Maktum biasa mengumandangkan Adzan atas perintah Rasulullah (ﷺ) meskipun ia buta.
Shahih oleh Al-Albani
bahwa Nabi ﷺ mengangkat Ibn Umm Maktum sebagai gubernur Madinah (pada saat beliau tidak ada) sebanyak dua kali.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: "Jika Ibn Umm Maktum mengumandangkan adzan, maka makan dan minumlah, dan jika Bilal mengumandangkan adzan, maka jangan makan dan minum."
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Al-Bara' bin 'Azib: "Ketika ayat berikut diturunkan: 'Tidak sama orang-orang yang beriman yang duduk (4:95)' 'Amr bin Umm Maktum datang kepada Nabi صلى الله عليه وسلم." Dia berkata: "Dia adalah buta, ma
Shahih oleh Darussalam
Kecuali mereka yang memiliki udzur.
Shahih oleh Darussalam
‘O Messenger of Allah! Guide me.’ At that time, there was a revered man from the idolaters with the Messenger of Allah.
Shahih oleh Darussalam
Bilal mengumandangkan adzan di malam hari, maka makan dan minumlah hingga kamu mendengar Ibn Umm Maktum mengumandangkan adzan.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa 'Aisyah berkata: "Rasulullah (S.A.W) bersabda: 'Bilal mengumandangkan adzan di malam hari, maka makan dan minumlah sampai Ibn Umm Maktum mengumandangkan adzan.' Dia berkata: 'Dan tidak ada jarak antara
Shahih
Rasulullah SAW memiliki dua muadzin, Bilal dan Abdullah bin Umm Maktum yang buta.
Shahih oleh Darussalam
Sesungguhnya Bilal mengumandangkan adzan di malam hari, maka makan dan minumlah hingga kalian mendengar adzan Ibn Umm Maktum.
Shahih
Bilal akan mengumandangkan Adhan di malam hari, maka makan dan minumlah hingga kalian mendengar Adhan Ibn Umm Maktum.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (S.A.W) bersabda: "Bilal mengumandangkan adzan di malam hari, maka makan dan minumlah hingga Ibn Umm Maktum mengumandangkan adzan."
Shahih oleh Al-Albani
Diriwayatkan dari Ibn Umm Maktum: "Wahai Rasulullah, di Madinah banyak binatang berbisa dan binatang buas (jadi izinkan saya shalat di rumah karena saya buta)." Nabi (ﷺ) bersabda: "Apakah kamu mendengar seruan, 'Ayo shal
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Ibn Umm Maktum bahwa ia berkata: "Wahai Rasulullah (ﷺ), di Madinah banyak (hama) berbahaya dan binatang buas." Ia berkata: "Apakah kamu mendengar (kata-kata) 'Ayo shalat, ayo menuju keberuntungan'?" Ia
Shahih oleh Darussalam
Pindahlah ke rumah Ibn Umm Maktum.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) berkata: "Bawakan saya sebuah tulang belikat atau papan." Kemudian beliau menulis: 'Tidaklah sama orang-orang yang duduk di antara orang-orang beriman.' 'Amr bin Umm Maktum yang berada di belakangnya berka
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Al-Bara' bahwa Nabi (ﷺ) bersabda: "Bawakan aku tulang belikat unta, atau sebuah papan, dan tulislah: Tidaklah sama orang-orang yang beriman yang duduk (di rumah)." 'Amr bin Umm Maktum berada di belakang
Shahih oleh Darussalam
Suamiku menceraikanku dan aku ingin pindah, maka aku pergi kepada Rasulullah (ﷺ) dan beliau berkata: 'Pindahlah ke rumah sepupumu 'Amr bin Umm Maktum, dan lakukan iddah di sana.'
Shahih oleh Darussalam
Abu Bakr bin Al-Jahm menceritakan: "Abu Salamah bin Abdur-Rahman dan saya mengunjungi Fatimah binti Qais. Dia menceritakan kepada kami bahwa suaminya telah menceraikannya tiga kali, dan dia tidak meninggalkannya tempat t