Sekitar 547 hadits
memberitahunya bahwa ada empat jenis pernikahan pada masa Jahiliyah. Salah satu
ini. Ia berkata: 'Aku telah menikahkan saudariku dengan seorang laki-laki, lalu
bersabda: 'Seorang janda tidak boleh dinikahkan hingga dimintai izin, dan seorang
binti Khidam Al-Ansariya: bahwa ayahnya menikahkannya ketika dia sudah janda dan
ia memberitahukan bahwa ia telah menikahi seorang wanita dari kalangan Ansar.
beliau keluar sebagaimana biasanya ketika menikah, beliau datang ke tempat tinggal
ini?" Ia menjawab, "Saya telah menikahi seorang wanita dengan mahar seberat
عليه وسلم bersabda: "Jika seseorang menikahi seorang gadis perawan dan dia
عليه وسلم bersabda: "Jika seseorang menikahi seorang gadis perawan dan dia
terburu-buru?" Saya menjawab, "Saya baru menikah." Beliau berkata, "Apakah kamu menikahi
ﷺ dan meminta izin untuk menikah lagi, dan Nabi ﷺ memberikan
sembilan anak perempuan, lalu aku menikahi seorang janda. Rasulullah ﷺ berkata
dia berkata: Ketika Rasulullah ﷺ menikahi Zainab binti Jahsh, beliau mengundang
atau sembilan putri, dan aku menikahi seorang wanita. Nabi ﷺ berkata,
berkata, "Abu Usaid, sahabat Nabi, menikah, lalu dia mengundang Nabi ﷺ
yang sedang ihram tidak boleh menikah, mengatur pernikahan, atau melamar.'
yang sedang ihram tidak boleh menikah, tidak boleh mengawinkan, dan tidak
`Umar bin Ubaidullah ingin mengatur pernikahan untuk putranya ketika dia dalam
yang sedang ihram tidak boleh menikah dan tidak boleh melamar."
yang sedang ihram tidak boleh menikah, tidak boleh menikahkan, dan tidak
Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.
Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.
Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.
Ya, bantu bagikanJazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.