Bab Jika Dia Bersumpah untuk Tidak Minum Nabidz, Lalu Minum Tila' atau Seker atau Jus, Dia Tidak Melanggar Menurut Pendapat Beberapa Orang, dan Ini Bukan Nabidz Menurutnya
حَدَّثَنِي عَلِيٌّ، سَمِعَ عَبْدَ الْعَزِيزِ بْنَ أَبِي حَازِمٍ، أَخْبَرَنِي أَبِي، عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ، أَنَّ أَبَا أُسَيْدٍ، صَاحِبَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم أَعْرَسَ فَدَعَا النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم لِعُرْسِهِ، فَكَانَتِ الْعَرُوسُ خَادِمَهُمْ. فَقَالَ سَهْلٌ لِلْقَوْمِ هَلْ تَدْرُونَ مَا سَقَتْهُ قَالَ أَنْقَعَتْ لَهُ تَمْرًا فِي تَوْرٍ مِنَ اللَّيْلِ، حَتَّى أَصْبَحَ عَلَيْهِ فَسَقَتْهُ إِيَّاهُ.
Dari Abu Hazim, Sahl bin Sa`d berkata, "Abu Usaid, sahabat Nabi, menikah, lalu dia mengundang Nabi ﷺ ke pesta pernikahannya, dan pengantin wanitanya sendiri yang melayani mereka. Sahl berkata kepada orang-orang, 'Apakah kalian tahu minuman apa yang dia sajikan? Dia merendam beberapa kurma dalam sebuah pot di malam hari dan keesokan paginya dia menyajikannya kepada mereka dengan infus."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
