Memuliakan Tamu dengan Jamuan

10 hadits tentang memuliakan tamu, hak tamu, dan menjamu dengan makanan

Sunan Ibnu Majah · No. 3675 Shahih · Al-Albani

Bab Hak Tamu

Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya, dan haknya adalah satu hari dan satu malam. Dan tidak boleh baginya untuk tinggal terlalu lama sehingga menyusahkan tuan rumahnya. Menjamu

Sunan Abu Dawud · No. 3748 Shahih · Al-Albani

Bab Apa yang Dikatakan tentang Tamu

Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya. Jatah untuk tamu adalah satu hari dan malam; dan tamu harus dihormati selama tiga hari; apa yang lebih dari itu adalah sedekah; dan t

Sunan Abu Dawud · No. 3750 Shahih · Al-Albani

Bab Apa yang Dikatakan tentang Tamu

Malam tamu adalah hak atas setiap Muslim. Barangsiapa yang pagi-pagi berada di halaman rumahnya, maka itu adalah utang baginya. Jika ia mau, ia bisa menunaikannya, dan jika ia mau, ia bisa meninggalkannya.

Shahih Muslim · No. 2057 Shahih

Bab Memuliakan Tamu dan Keutamaan Mengutamakannya

'Abd al-Rabman b. Abu Bakr melaporkan bahwa orang-orang dari Suffa sangat miskin. Suatu ketika, Rasulullah ﷺ bersabda (kepada para sahabatnya): 'Barangsiapa di antara kalian yang memiliki makanan untuk dua orang, hendakl

Shahih Al-Bukhari · No. 602 Shahih

Bab Silahturahmi dengan Tamu dan Keluarga

Siapa yang memiliki makanan untuk dua orang, hendaklah dia membawa satu orang dari mereka (Sahabat Suffah). Dan siapa yang memiliki makanan untuk empat orang, hendaklah dia membawa satu atau dua dari mereka.