Hati-hatilah kalian terhadap prasangka, karena prasangka adalah seburuk-buruknya perkataan. dan janganlah kalian mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah kalian mengintip, dan janganlah kalian saling hasad, dan j
Hindarilah prasangka, karena prasangka adalah kebohongan yang paling besar dalam berbicara dan janganlah saling menanyakan satu sama lain dan janganlah saling mengintip dan janganlah saling merasa iri dengan yang lain, d
Hati-hatilah kalian terhadap prasangka, karena prasangka adalah bentuk pembicaraan yang paling dusta. Dan janganlah kalian saling menyelidiki, dan janganlah kalian saling mengintip satu sama lain.
Hati-hatilah kalian terhadap prasangka, karena prasangka adalah seburuk-buruknya perkataan; dan janganlah kalian mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah kalian mengintip, dan janganlah kalian saling hasad, dan j
Hati-hatilah kalian terhadap prasangka, karena prasangka adalah dusta yang paling buruk, dan janganlah kalian mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah kalian mengintip, dan janganlah kalian saling membenci, dan j
Hati-hatilah kalian terhadap prasangka (terhadap orang lain), karena prasangka adalah ucapan yang paling dusta, dan janganlah kalian saling mengintip, dan janganlah kalian mendengarkan pembicaraan jahat orang tentang uru
Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Bukair, telah menceritakan kepada kami Al-Lait, dari Ja'far bin Rabi'ah, dari Al-A'raj, ia berkata, "Abu Hurairah meriwayatkan dari Nabi صلى الله عليه وسلم, beliau bersabda, "Hati
Allah, Yang Maha Tinggi berfirman: 'Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku kepada-Ku, dan Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku dalam dirinya, Aku mengingatnya dalam diri-Ku, dan jika ia mengingat-Ku