Sunan Abu Dawud · Kitab Adab · No. 4917

Bab Tentang Dugaan

Shahih oleh Al-Albani

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ ‏"‏ إِيَّاكُمْ وَالظَّنَّ فَإِنَّ الظَّنَّ أَكْذَبُ الْحَدِيثِ وَلاَ تَحَسَّسُوا وَلاَ تَجَسَّسُوا ‏"‏ ‏.‏

haddatsana abdu allahi ibnu maslamaha, an malikin, an abi azzinadi, ani alaraji, an abi hurayraha, anna rasula allahi qala " iyyakum waazzhanna fainna azzhanna akdzabu alhaditsi wala tahassasu wala tajassasu ".

Abu Hurairah melaporkan bahwa Rasulullah (Semoga keselamatan tercurah kepadanya) bersabda: "Hati-hatilah kalian terhadap prasangka, karena prasangka adalah bentuk pembicaraan yang paling dusta. Dan janganlah kalian saling menyelidiki, dan janganlah kalian saling mengintip satu sama lain."

Penjelasan detail oleh AI

Ringkasan, rujukan ulama, dan hikmah praktis