Shahih
Bab Puasa Hari 'Ashura
Hari 'Ashura adalah hari yang dihormati oleh orang-orang Yahudi dan mereka menjadikannya sebagai Id. Rasulullah ﷺ bersabda: "Kalian juga berpuasa pada hari ini."
20 hadits yang bikin hari Asyura lebih bermakna
Shahih
Hari 'Ashura adalah hari yang dihormati oleh orang-orang Yahudi dan mereka menjadikannya sebagai Id. Rasulullah ﷺ bersabda: "Kalian juga berpuasa pada hari ini."
Shahih
Diriwayatkan dari Abu Musa: Ketika Nabi ﷺ tiba di Madinah, ia melihat bahwa beberapa orang di antara orang Yahudi menghormati Ashura' (yaitu 10 Muharram) dan berpuasa pada hari itu. Nabi ﷺ kemudian berkata: "Kami lebih b
Shahih
Hari ini adalah 'Ashura.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ biasa berpuasa pada hari Ashura, dan beliau memerintahkan (orang lain) untuk berpuasa juga.
Shahih
Maka Musa berpuasa pada hari ini.
Shahih
Orang-orang biasa berpuasa pada hari 'Ashura' sebelum puasa Ramadan diwajibkan, tetapi ketika (perintah puasa yang wajib) Ramadan diturunkan, maka terserah kepada seseorang untuk berpuasa pada hari itu (yaitu 'Ashura') a
Shahih
Ini adalah hari 'Ashura. Allah tidak menjadikan puasa pada hari ini sebagai kewajiban bagi kalian, tetapi aku berpuasa. Siapa di antara kalian yang ingin berpuasa, silakan berpuasa, dan siapa yang ingin tidak berpuasa, s
Shahih
Pada masa Jahiliyah, Quraisy berpuasa pada hari 'Ashura', dan Nabi ﷺ juga berpuasa pada hari itu. Namun ketika beliau datang ke Madinah, beliau berpuasa pada hari itu dan memerintahkan umat Islam untuk berpuasa. Ketika (
Shahih oleh Darussalam
Maka siapa yang ingin, dia berpuasa, dan siapa yang ingin, dia meninggalkannya.
Shahih
Ketika Rasulullah ﷺ tiba di Madinah, beliau mendapati orang-orang Yahudi berpuasa pada hari 'Ashura' (10 Muharram). Nabi ﷺ bertanya kepada mereka dan mereka menjawab, "Ini adalah hari ketika Musa menang atas Fir'aun." Na
Shahih
siapa yang telah makan hendaklah berpuasa sisa harinya, dan siapa yang belum makan hendaklah melanjutkan puasanya, karena hari itu adalah hari 'Ashura'.
Shahih
Diriwayatkan dari Ibn Abbas: Ketika Nabi ﷺ tiba di Madinah, beliau mendapati bahwa orang-orang Yahudi berpuasa pada hari 'Ashura. Mereka ditanya tentang alasan puasa tersebut. Mereka menjawab, "Hari ini adalah hari ketik
Shahih oleh Darussalam
Kami lebih berhak atas Musa daripada kalian.
Shahih
Siapa yang bangun di pagi hari berpuasa (tanpa makan) hendaknya menyelesaikan puasanya, dan siapa yang telah sarapan di pagi hari, hendaknya menyelesaikan sisa harinya (tanpa makanan).
Shahih
bahwa Rasulullah ﷺ biasa shalat Ashar sementara matahari masih bersinar di dalam kamarnya.
Shahih oleh Darussalam
Ini adalah shalat Rasulullah ﷺ yang biasa kami lakukan bersamanya.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ lebih cepat dalam mengerjakan shalat Zuhur dibandingkan kalian (manusia), sementara kalian (manusia) lebih cepat dalam mengerjakan shalat Ashar dibandingkan beliau.
Shahih
Az-Zubair berselisih dengan seorang laki-laki dari kalangan Ansar mengenai aliran air di Al-Harra. Nabi ﷺ bersabda: "Wahai Zubair! Sirami (tanahmu) dan biarkan air itu mengalir ke tetanggamu."
Shahih oleh Al-Albani
'Aisyah berkata: Rasulullah ﷺ biasa melaksanakan shalat Ashar sementara sinar matahari masih ada di kamarnya sebelum matahari terbenam (dinding).
Hasan oleh Darussalam
Nabi ﷺ biasa membaca 'Demi langit yang memiliki bintang-bintang besar' dan: 'Demi langit, dan At-Tariq (bintang yang datang di malam hari)' dan surah-surah serupa dalam shalat Zhuhur dan Ashar.