Bab Siapa yang Makan di Ashura, Hendaknya Menyelesaikan Sisa Harinya
Shahih
wahaddatsani abu bakri ibnu nafiin alabdiyyu, haddatsana bisyru ibnu almufaddhali ibni lahiqin, haddatsana khalidu, ibnu dzakwana ani arrubayyii ibinti muawwidzi ibni afraa, qalat arsala rasulu allahi ghadaha asyuraa ila qura alanshari ati hawla almadinahi " man kana ashbaha shaiman falyutimma shawmahu waman kana ashbaha mufthiran falyutimma baqiyyaha yawmihi ". fakunna bada dzalika nashumuhu wanushawwimu shibyanana asshighara minhum in syaa allahu wanadzhabu ila almasjidi fanajalu lahumu allubaha mina alihni faidza baka ahaduhum ala atthaami athaynaha iyyahu inda alifthari.
Rubayyi' binti Mu'awwidh b. 'Afra' berkata bahwa Rasulullah ﷺ mengirim (seseorang) pada pagi hari Ashura ke desa-desa Ansar di sekitar Madinah (dengan pesan): Siapa yang bangun di pagi hari berpuasa (tanpa makan) hendaknya menyelesaikan puasanya, dan siapa yang telah sarapan di pagi hari, hendaknya menyelesaikan sisa harinya (tanpa makanan). Para Sahabat berkata; Kami selanjutnya berpuasa pada hari itu (hari Ashura) dan, insya Allah, membuat anak-anak kami berpuasa. Kami pergi ke masjid dan membuat mainan dari wol untuk mereka dan ketika ada yang merasa lapar dan menangis minta makanan, kami memberikan mainan tersebut hingga tiba waktu berbuka puasa.