Shahih oleh Al-Albani
Bab Apa yang Dikatakan tentang Mengwarnai dengan Warna Kuning
Nabi (ﷺ) biasa memakai sandal kulit yang ditandai dan mewarnai jenggotnya dengan warna kuning menggunakan wars dan saffron, dan Ibn Umar juga melakukan hal itu.
Shahih oleh Al-Albani
Nabi (ﷺ) biasa memakai sandal kulit yang ditandai dan mewarnai jenggotnya dengan warna kuning menggunakan wars dan saffron, dan Ibn Umar juga melakukan hal itu.
Shahih oleh Darussalam
Dari Said bin Abu Said, bahwa Ubaid bin Juraij bertanya kepada Ibn Umar: "Saya melihat engkau mewarnai jenggotmu dengan kuning dengan Wars." Ibn Umar berkata: "Adapun mewarnai jenggotku dengan kuning, saya melihat Rasulu
Shahih oleh Al-Albani
Ubayd ibn Jurayj berkata kepada Abdullah ibn Umar: 'Wahai Abu Abdur Rahman, aku melihatmu melakukan hal-hal yang tidak aku lihat dilakukan oleh teman-temanmu.' Dia bertanya: 'Apa itu, Ibn Jurayj?' Dia menjawab: 'Aku meli
Shahih
'Ubaid b. Juraij said to 'Ahdullah b. 'Umar (Allah be pleased with them): 'Abd al-Rahman, I find you doing four things which I do not see anyone among your companions doing. He said: Son of Juraij, what are these? Thereu
Shahih
Dari Um 'Atiyah: Kami tidak menganggap keluarnya warna kuning (kekuningan) sebagai sesuatu yang penting (sebagai haid).
Shahih oleh Al-Albani
Aku melihat Rasulullah (ﷺ) mewarnai dengan warna kuning, dan tidak ada yang lebih dicintainya daripada itu.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Zaid bin Aslam berkata: "Saya melihat Ibn 'Umar mewarnai jenggotnya dengan Khaluq dan saya berkata: 'Wahai Abu 'Abdur-Rahman, apakah kamu mewarnai jenggotmu dengan Khaluq?' Dia berkata: 'Saya melihat R
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Qatadah: Dia bertanya kepada Anas: "Apakah Rasulullah (ﷺ) mewarnai rambutnya?" Dia berkata: "Rambut putihnya tidak banyak, hanya sedikit di pelipisnya."
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Anas bahwa: Rasulullah (ﷺ) tidak mewarnai rambutnya; rambut putihnya hanya sedikit di bawah bibir bawah dan di pelipisnya, dan sedikit di kepalanya.
Shahih oleh Darussalam
Saya melihat Nabi (ﷺ) menyemir jenggotnya dengan warna kuning.
Shahih
Anas b. Malik melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) melihat bekas warna kuning pada 'Abd al-Rahman b. 'Auf dan berkata: Apa ini? Maka dia menjawab: Wahai Rasulullah, saya telah menikahi seorang wanita dengan mahar seberat biji
Shahih oleh Al-Albani
Salah satu istri Rasulullah (ﷺ) melakukan I’tikaf bersamanya (di masjid). Dia melihat warna kuning dan merah. Kadang-kadang kami meletakkan baskom di bawahnya saat dia shalat.
Shahih oleh Al-Albani
Dia harus mencucinya; jika bekasnya tidak hilang, dia harus menggantinya dengan menerapkan warna kuning.
Shahih
Zainab (binti Abu Salamah) (semoga Allah meridhainya) melaporkan: Saya pergi kepada Umm Habibah, istri Rasulullah (ﷺ), ketika ayahnya Abu Sufyan telah meninggal. Umm Habibah memanggilkan minyak wangi yang memiliki warna
Shahih
Zainab (binti Abu Salamah) (semoga Allah meridhainya) melaporkan: Saya pergi kepada Umm Habiba, istri Rasulullah (ﷺ), ketika ayahnya Abu Sufyan telah meninggal. Umm Habiba memanggil wangi-wangian yang memiliki warna kuni
Shahih
Tidak halal bagi seorang wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir untuk berduka atas yang mati lebih dari tiga hari, tetapi (dalam hal kematian) suaminya diperbolehkan selama empat bulan dan sepuluh hari.
Shahih
Ubah ini dengan sesuatu.
Hasan oleh Darussalam
Nabi Allah (ﷺ) membenci sepuluh hal: pewarna kuning, yang dimaksud adalah Khaluq, mengubah uban, menyeret izar, mengenakan cincin emas, bermain dadu (Ki'ab), (seorang wanita) menunjukkan perhiasannya kepada orang yang ti
Itu adalah urat atau urat-urat.
Hasan oleh Darussalam
Nabi (ﷺ) biasa mengenakan sandal Sibtiyyah dan mewarnai janggutnya dengan warna kuning menggunakan Wars dan za'faran. Dan Ibn 'Umar juga melakukan hal itu.