Bab Disunnahkan Menghitamkan Rambut dengan Kuning atau Merah dan Mengharamkan dengan Hitam
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، أَخْبَرَنَا أَبُو خَيْثَمَةَ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرٍ، قَالَ أُتِيَ بِأَبِي قُحَافَةَ أَوْ جَاءَ عَامَ الْفَتْحِ أَوْ يَوْمَ الْفَتْحِ وَرَأْسُهُ وَلِحْيَتُهُ مِثْلُ الثَّغَامِ أَوِ الثَّغَامَةِ فَأَمَرَ أَوْ فَأُمِرَ بِهِ إِلَى نِسَائِهِ قَالَ " غَيِّرُوا هَذَا بِشَىْءٍ " .
Jabir melaporkan bahwa ketika Abu Qubafa (ayah Abu Bakr) datang pada tahun Pembebasan atau pada Hari Pembebasan (kepada Nabi ﷺ untuk mengucapkan bai'at), rambut dan jenggotnya berwarna putih seperti daun hyssop. Beliau (Nabi ﷺ) memerintahkan atau para wanita diperintahkan olehnya agar mereka mengubah ini dengan sesuatu (agar warna rambutnya diubah).
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
