Shahih
Bab Disunnahkannya Berada di Sisi Kanan Imam
Ya Tuhanku! selamatkan aku dari siksa-Mu pada hari ketika Engkau membangkitkan atau mengumpulkan hamba-hamba-Mu.
Shahih
Ya Tuhanku! selamatkan aku dari siksa-Mu pada hari ketika Engkau membangkitkan atau mengumpulkan hamba-hamba-Mu.
Shahih oleh Al-Albani
Mulailah dengan sisi kanannya, dan tempat-tempat di mana wudhu dilakukan.
Shahih
Al-Bara' bin 'Azib berkata: "Ketika Rasulullah صلى الله عليه وسلم pergi tidur, beliau biasa tidur di sisi kanannya dan kemudian mengucapkan: 'Allahumma aslamtu nafsi ilaika, wa wajjahtu wajhi ilaika, wa fauwadtu amri ila
Shahih
Diriwayatkan dari Aisyah: Bahwa Nabi (ﷺ) suka memulai dari sisi kanan saat mengenakan sepatu, menyisir rambut, dan membersihkan atau mencuci dirinya serta dalam segala hal lainnya.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) sangat menyukai memulai dengan sisi kanan ketika beliau bersuci, ketika menyisir, dan ketika mengenakan sandal.
Shahih oleh Al-Albani
Dia berkata kepada tukang cukur: Mulailah dengan sisi kanan dan cukurlah.
Shahih oleh Al-Albani
Rasulullah (ﷺ) suka memulai dengan sisi kanan sebisa mungkin dalam segala keadaan: dalam bersuci, dan menyisir rambut.
Shahih
Diriwayatkan dari Umma 'Atiyah: Bahwa Nabi (ﷺ) pada saat memandikan putrinya yang telah meninggal berkata kepada mereka, "Mulailah dari sisi kanan dengan bagian-bagian yang dibasuh dalam wudhu."
Shahih
Apabila salah satu dari kami terkena junub, dia menuangkan air di atas kepalanya tiga kali dengan kedua tangannya, kemudian mengusap sisi kanan kepalanya dengan satu tangan dan mengusap sisi kiri kepalanya dengan tangan
Shahih oleh Al-Albani
Ketika kamu pergi ke tempat tidurmu, berwudhulah seperti wudhu untuk shalat, kemudian berbaringlah di sisi kananmu dan ucapkan: Ya Allah, aku telah menyerahkan wajahku kepada-Mu.
Shahih
Nabi (ﷺ) berkata kepadaku, "Setiap kali kamu pergi tidur, lakukan wudhu seperti untuk shalat, berbaringlah di sisi kananmu dan ucapkan, 'Allahumma aslamtu wajhi ilaika, wa fauwadtu 'Amri ilaika, wa alja'tu Zahri ilaika r
Shahih
Apabila Nabi (ﷺ) mandi dari junub, beliau meminta sesuatu yang mirip dengan hilab, lalu beliau mengambilnya dengan tangan kanan, dan memulai dengan sisi kanan kepalanya kemudian sisi kirinya.
Shahih
Aisyah melaporkan: Ketika Rasulullah ﷺ mandi karena hubungan seksual, beliau meminta sebuah wadah dan mengambil segenggam air darinya, lalu pertama-tama mencuci sisi kanan kepalanya, kemudian sisi kiri, dan kemudian meng
Shahih
Aisyah berkata: "Rasulullah (ﷺ) biasa shalat dua raka'at ringan sebelum shalat fajar setelah jelas fajar, kemudian beliau berbaring di sisi kanan sampai Mu'adh-dhin datang untuk mengumandangkan Iqamah."
Shahih
Ketika Rasulullah (ﷺ) dalam perjalanan, beliau beristirahat di malam hari, dan beliau biasa berbaring di sisi kanannya, dan ketika beliau berbaring untuk istirahat sebelum fajar, beliau biasa mengulurkan lengan dan melet
Shahih
Diriwayatkan dari Um 'Atiyya: Rasulullah (ﷺ) datang kepada kami dan kami sedang memandikan putrinya yang (sudah) meninggal dan berkata, "Mandikan dia tiga, lima, atau lebih kali dengan air dan sidr dan taburkan kapur bar
Shahih
Diriwayatkan dari Um 'Atiyyah: Ketika kami mencuci putri Nabi, dia berkata kepada kami, sementara kami mencucinya, "Mulailah mandi dari sisi kanan dan dari bagian-bagian yang dicuci dalam wudhu."
Shahih oleh Darussalam
Nabi SAW biasa shalat malam sebelas rakaat, diakhiri dengan satu rakaat witir, kemudian beliau berbaring di sisi kanan.
Shahih
Aisyah berkata: "Nabi (ﷺ) biasa berbaring di sisi kanannya setelah melaksanakan dua raka'at (sunnah) shalat Fajr."
Shahih
Nabi ﷺ biasa shalat sebelas raka'at di akhir malam, dan ketika fajar tiba, beliau shalat dua raka'at yang ringan, kemudian berbaring di sisi kanannya sampai muadzin datang untuk memberitahukan kepadanya (bahwa shalat sub